Website Saung Mang Udjo
Topik
Saung Angklung Udjo Luncurkan Situs Web
TEMPO Interaktif, Bandung - Saung Angklung Udjo meluncurkan situs web resmi pada hari ini, yang bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-44 dan peringatan 81 tahun pendirinya, almarhum Udjo Ngalagena. Situs itu ditujukan sebagai pustaka perkembangan angklung di Indonesia dan dunia. Situs itu beralamat di http://www.angklung-udjo.co.id.
"Ini juga bagian promosi budaya Indonesia di dunia," kata Taufik Hidayat Udjo, Direktur Utama Saung Angklung Udjo, di Bandung, Jawa Barat, hari ini.
Pada awal pendiriannya, Saung Angklung Udjo hanya menempati rumah yang ukurannya tidak lebih dari 8x10 meter. Pengunjung yang datang pun hanya sekitar 8 orang per bulan. Tapi, kini saung itu telah menempati lahan seluas sekitar 1,5 hektare dan dikunjungi hampir 9 ribu orang setiap bulan. "Kami sering 'overload', bahkan bulan ini mencapai 12 ribu pengunjung," ujar Taufik.
Taufik menyatakan, dengan dibuatnya situs web dan terobosan dalam pergelaran angklung, kesenian angklung diharapkan akan diakui sebagai bagian dari seni tradisi Indonesia. "Kami akan terus berkampanye soal seni tradisi ini agar dikukuhkan sebagai milik kita dalam sidang Unesco nanti," kata Direktur Operasional Saung Angklung Udjo, Satria Yanwar Akbar.
Saat ini, selain pengunjung asing, pengunjung lokal pun sudah banyak yang menyukai pertunjukan angklung dan jumlahnya terus naik dari tahun ketahun. "Diharapkan dengan adanya informasi lewat situ ini, masyarakat semakin mencintai pertunjukan angklung," ujar Taufik. "Kami bermimpi jika angklung bisa menjadi semacam alat musik gitar di masyarakat."
Saat ini Saung Angklung Udjo memproduksi sekitar 10 ribu angklung tiap bulan yang dipasarkan baik di dalam negeri maupun luar negeri. "Saung Angklung Udjo juga mengembangkan diri sebagai tempat untuk pelatihan dan pendidikan bagi masyarakat asing dan lokal," kata Taufik.
ALWAN RIDHA RAMDANI