foto

Jenazah teroris Pamulang, yang diduga Dul Matin, tiba di Rumah Sakit POLRI Jakarta (9/3). TEMPO/Subekti.



Empat Polisi Habisi Dulmatin

TEMPO Interaktif, Tangerang!-- Penangkapan tersangka teroris Dulmatin dilakukan oleh empat anggota Detasemen Khusus 88/Antiteror. Tiga orang di antaranya bersenjata laras panjang. Akhirnya, buronan sejak 2002 itu tewas dengan sejumlah luka tembakan dari jarak dekat.

Penggerebekan itu terjadi di rumah toko Multiplus di Blok A7 di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. Multiplus Business and Service Centre antara lain menangani warnet, pengiriman barang, dan peralatan kantor. Dulmatin digerebek di warnet yang berada di lantai 2. Lokasinya persis di seberang Situ Pamulang.

Menurut saksi mata di tempat kejadian, sekitar pukul 11.30 WIB seorang pelanggan masuk ke ruko lalu menuju ke warnet di lantai 2. Baru sekitar 5 menit pria itu bermain internet, seorang polisi berpakaian datang. Tak lama di lantai 2, polisi itu turun lantas bersama tiga temannya naik lagi ke warnet. “Mereka bersenjata lengkap, pakai laras panjang,” ucap saksi mata yang menolak dikutip namanya.

Sejurus kemudian, terdengarkan sejumlah letusan senjata api dari dalam warnet tadi. “Pelanggan yang ternyata tersangka teroris sepertinya tidak membalas tembakan.” Kemudian, jenasah pelaku dibawa pergi dengan mobil ambulance. Polisi juga meminta keterangan seorang perempuan yang pada saat kejadian berada di luar warnet. Wanita itu dibawa serta oleh polisi.

Ayu Cipta