Garuda Maintenance Facility (GMF). TEMPO/Zulkarnain
Topik
Eropa Naikkan Peringkat Perawatan Pesawat Garuda
TEMPO Interaktif, Jakarta - Otoritas penerbangan sipil Eropa, Europian Aviation Safety Agency (EASA), menaikkan peringkat kemampuan merawat pesawat Airbus 320 PT Garuda Maintenance Facilities AeroAsia. Peningkatan itu dilakukan setelah dua auditor EASA mengaudit GMF pada 2-7 Maret lalu.
"Hasil audit ini menegaskan bahwa GMF telah memenuhi seluruh persyaratan EASA untuk perawatan Airbus 320," kata Vice President Quality Assurance and Safety GMF Fuad Abdullah, Selasa (9/3).
Fuad mengatakan audit EASA mencakup seluruh aspek perawatan seperti personil, fasilitas, pelatihan, peralatan, dan prosedur. Selain untuk menambah peringkat, audit itu juga rutin dilakukan tiap tahun atas sertifikat yang telah dimiliki GMF.
Dari hasil audit itu, katanya melanjutkan, EASA merekomendasikan GMF meminta kualifikasi personil untuk pekerjaan Non Destructive Testing dari Eropa atau negara lain. Sebab Indonesia belum memiliki standar tersebut. Padahal EASA mensyaratkan personil NDT harus mendapatkan kualifikasi sesui dengan standar Eropa atau nasional.
Meski dinilai telah memenuhi standar dan audit, Fuad mengatakan GMF akan terus melakukan perbaikan.
Direktur Utama GMF Richard Budihadianto menambahkan penambahan peringkat ini bisa mendorong bisnis perawatan pesawat A320. Apalagi populasi pesawat A320 terus meningkat baik di pasara domestik maupun internasional.
Hingga saat ini populasi Airbus 319/320 di Asia Tenggara mencapai 181 pesawat. Di Indonesia ada 24 pesawat yang dioperasikan oleh tiga maskapai. “Pasar ini yang akan ditangkap oleh GMF," ujarnya.
Richard menambahkan perawatan pesawat di dalam negeri bisa menghemat pengeluaran maskapai. Sebab biaya perawatan pesawat GMF lebih murah ketimbang di bengkel luar negeri.
DESY PAKPAHAN





