foto

TEMPO/Nurdiansah



Lawan Bontang FC, Persib Andalkan Permainan Cepat  

TEMPO Interaktif,Bandung:Persib Bandung akan mengandalkan permainan cepat kolektif saat menjamu Bontang FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2009 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (11/3). Namun permainan cepat itu akan diimbangi dengan permainan elegan yaitu tidak mencetak gol dengan cepat maupun permainan keras.

"Kami tak ingin membebani pemain dengan keharusan mencetak gol cepat, yang penting kami harus hasilkan kemenangan sedangkan permainan keras kan jelas bukan karakter Persib. Tapi permainan cepat dan kolektif,"kata Pelatih Persib Jaya Hartono usai memimpin latihan anak-anak asuhannya di Stadion Siliwangi, Bandung, Rabu (10/3).

Permainan tersebut, ia melanjutkan, lebih merupakan pengorganisasian penyerangan secara kolektif dengan mengandalkan kecepatan sentuhan bola dari kaki ke kaki sejak dari lini belakang hingga ke depan. 

Tim pelatih, Jaya menerangkan, juga sudah menginstruksikan, termasuk melalui sesi latihan Rabu pagi ini, agar pemain melakukan pergeseran lebih cepat serta saling mengisi terutama ketika harus mengisi posisi pemain lain yang harus bergeser untuk melakukan serangan atau membantu pertahanan. "Tujuannya agar bisa masuk menusuk jantung pertahanan lawan ketika lawan belum sempat mengorganisasikan pertahanannya," kata dia.

Untuk mendukung permainan cepat tersebut, Jaya mengaku, phaknya tidak menunjuk pemain khusus untuk mematikan gerakan peman berbahaa lawan. "Pokoknya siapapun yang posisinya terdekat, dia harus berupaya mematikan gerakan pemain lawan yang membahayakan," kata dia.  

Adapun tentang lawannya besok, Jaya mengatakan, pihaknya sangat mewaspadai kekuatan Bontang FC di putaran kedua Liga Super kali ini. Bontang dipastikan punya motivasi kuat untuk mengalahkan Persib. "Kepercayaan diri dan motivasi mereka juga sedang tinggi setelah berhasil mengalahkan Sriwijaya FC di kandangnya (Minggu (7/3)).  

Maung Bandung, julukan Persib, juga mewaspdai beberapa pemain Bontang seperti Ali Khadafi, Kenji, dan terutama pilar pertahanan anyar mereka, Patricio Jimenez. Jimenez adalah eks pilar Maung di Iga Indonesia 2007 lalu. "Jimenez akan membuat lini pertahanan Bontang lebih terkoordinir. Dia juga bisa jadi leader bagi para pemain muda Bontang FC," tandas Jaya.  

ERIK P HARDI