foto

TEMPO/Hariyanto



Kedatangan Obama Jadi Promosi Gratis Bali  

TEMPO Interaktif, Denpasar - Kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama diyakini akan menjadi promosi spektakuler yang gratis bagi pariwisata Bali. Kunjungan itu juga akan meyakinkan dunia akan keamanan pulau ini dari serangan teroris. "Bukan hanya pasar Amerika Serikat yang terpengaruh tapi seluruh dunia,” kata Ketua Bali Tourism Board (BTB), Ida Bagus Ngurah Wijaya, Rabu (10/3).

Liputan media internasional, menurutnya, secara tidak langsung akan menunjukkan kondisi Bali sebagai daerah yang aman dan layak dikunjungi.

Jumlah turis AS ke Bali setiap tahunnya memang masih sedikit dan tidak berada di urutan 10 besar negara penyumbang turis ke Bali. Tahun lalu totalnya hanya sebesar 74.000 orang dengan rata-rata kedatangan 5.000 – 6.000 orang perbulan. Hal itu karena jaraknya yang cukup jauh hingga sekitar 30jam penerbangan serta belum adanya penerbangan langsung ke Bali. “Promosi kita juga sangat lemah dibanding Singapura atau Thailand,” sebut Wijaya. Padahal dari segi kekuatan belanja dan lama kunjungan, turis AS jauh lebih bagus dibanding dari negara-negara Asia.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu menyebut, prospek kedatangan turis AS akan makin cerah karena kedatangan sejumlah tokoh tenar. Sebelumnya, Bali telah menjadi lokasi syuting dari bintang film Hollywood Julia Robert. Problem yang harus diantisipasi , menurutnya, adalah urusan penerbangan serta fasilitas akomodasi pariwisata di Bali.

ROFIQI HASAN