foto

Poster Terorisme/Tempo

Ada Indikasi Teroris Lakukan Perekrutan Baru  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Kelompok teroris di Indonesia diduga telah melakukan penerimaan anggota baru untuk menjadi penerus. Menurut juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang, polisi telah mendapatkan data anggota baru itu.

"Datanya sebagian telah kami dapatkan," ujar Edward di Mabes Polri, Kamis (11/3).

Data yang dimiliki kepolisian, ujar Edward, akan ditindaklanjuti dengan menjadikannya sebagai sasaran pengejaran serta pencarian polisi berikutnya.

Polisi belum bisa mengungkapkan bagaimana teknik masuknya anggota baru menjadi kelompok teroris. Sebab, lanjut Edward, penangkapan terhadap mereka belum usai. "Jika sudah ditangkap semua, nanti baru kami beritahu," katanya.

Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyergapan di daerah sekitar Solo, Jawa Tengah, dan Depok, Jawa Barat. Menurut Edward, penyergapan tersebut sebagai tindak lanjut dari informasi yang didapatkan dari para tersangka yang ditahan di Mabes Polri. "Kegiatan itu di mana-mana," tambah Edward.

Edward masih enggan mengatakan apakah penyergapan di Solo terkait dengan jaringan mana. Namun, seluruh kepolisian di daerah berkoordinasi untuk mempersempit ruang gerak untuk para teroris yang belum tertangkap. "Jadi janganlah disebut spesifik kami melakukan penyergapan di Solo atau manapun," tegasnya.

Sutji Decilya