Topik
Infografis
Sisa Percikan Api di Pabrik Sandal Swallow Sulit Dipadamkan
TEMPO Interaktif, Jakarta --Percikan-percikan api di pabrik sandal Swallow di Jalan Kamal Raya, Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, masih tersisa. Petugas pemadam kebakaran telah memadamkan api yang meruntuhkan bangunan tiga lantai itu. Namun, sisa api masih tersisa di tumpukan bahan-bahan pabrik. Asap masih hitam mengepul berasal dari tumpukan bahan-bahan itu karena di dalam pabrik itu tersimpan sejumlah bahan yang mudah terbakar seperti karet, oli, dan sebagainya. Petugas pemadam tampak kesulitan memadamkan sama sekali si jago merah itu.
Menurut sejumlah warga sekitar pabrik, kebakaran terjadi sejak kemarin sore sekitar pukul 15.30. "Saya kira awalnya bakar sampah, tapi kok lama-lama makin gede," ujar Lela. Ia tidak terdengar suara ledakan di awal kebakaran. "Selang 15 menit kemudian ada suara ledakan dua kali," timpal Lastri.
Dari informasi yang dikumpulkan di sekitar lokasi kebakaran, terdapat tujuh korban kebakaran. Tiga orang belum diketemukan. Satu di antaranya seorang ibu hamil, Andri Wiratningsih, 29, staf administrasi perusahaan. "Kami hanya pasrah," ujar Anton Wicaksono, kakak korban. Ia mengaku mendapatkan informasi bahwa adiknya terlihat masih di dalam kantor ketika kejadian kebakaran berlangsung. Dua korban lainnya yang masih belum diketemukan adalah Aliani dan Rusli.
Dua korban luka lainnya, Novariah dan Ace Hidayat sedang dirawat di ruang isolasi ke RS Cengkareng. "Nova loncat dari lantai 3," ujar Maimunah, kakak korban yang ditemui Tempo. Selain itu,
FEBRIYAN