Sebanyak 17 motor yang diduga hasil tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor Kamis (11/3) malam dibongkar di Pos Kota Polres Lumajang. TEMPO/David Priyashidarta
Topik
Tim Polda Jatim dan Polres Lumajang Saling Kejar
TEMPO Interaktif, Lumajang - Operasi siluman yang dilakukan Kepolisian Daerah Jawa Timur sempat diwarnai aksi "kejar-kejaran" sesama anggota polisi. Sebab, dalam aksi yang dilakukan secara rahasia ini, Polda Jawa Timur memang tak memberitahukan rencana operasinya ke Polres Lumajang.
Menurut sumber Tempo yang berpangkat Komisaris Polisi, kejar-kejaran sempat dilakukan saat anggota Polda berada di daerah Pasirian. Kejar-kejaran berhenti setelah anggota Polda berhenti di Polres Lumajang. Kata sumber Tempo ini, operasi siluman sengaja dilakukan agar tidak bocor yang ujungnya bisa menggagalkan operasi yang dilakuka Polda Jatim. “Memang tidak dilakukan ramai-ramai,” katanya, Jumat (12/3).
Operasi ini tampaknya pukulan buat Polres Lumajang. Sebab, dengan operasi ini, tim Polda berhasil mengangkut 17 kendaraan yang diduga hasil kejahatan. Dalam operasi ini, polisi mengakut 17 sepeda motor yang diduga hasil curian ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur.
Ke-17 barang bukti sepeda motor tersebut merupakan hasil kejahatan di sejumlah daerah diantaranya, Malang, Jember, Lumajang dan Probolinggo. Ke-17 sepeda motor tersebut diangkut dengan menggunakan truk dan pick up. Menurut rencana, Polda Jatim akan menggelar perkara di hadapan media pagi ini (12/3).
DAVID PRIYASIDHARTA