foto

Barack Obama. Reuters



Lembaga Dakwah Kampus Tolak Kedatangan Obama

TEMPO Interaktif, Bandung - Mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus di Bandung berunjuk rasa menolak rencana kedatangan Presiden Amerika Barack Obama. "Obama tidak ada bedanya dengan Bush," kata juru bicara Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus Jawa Barat Chandra Purnairawan di sela aksi itu di depan Gedung Sate Bandung, Jumat (12/3).

Dia mengatakan, aksi itu sengaja digelar untuk mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak terbuai dengan Obama. Dia mengkritik sejumlah elemen masyarakat yang berlomba-lomba ingin bertemu presiden kulit hitam pertama Amerika yang masa kecilnya sempat dihabiskan di Indonesia.

Menurut Chandra, masyarakat jangan melupakan siapa pun presidennya, tidak ada yang berubah di Amerika. "Siapa pun presidennya, kebijakan luar negeri Amerika sama saja," katanya.

Dia menyamakan Obama dengan Bush yang meneken keputusan menginvasi Irak sejak 2003 lalu. Penelitian John Hopkins University melansir invasi itu menewaskan 1 juta rakyat sipil Irak. Obama dinilainya sama saja karena memutuskan pengiriman 30 ribu tentaranya ke Afganistan.

Chandra mengatakan, pihaknya menyerukan agar elemen-elemen kelompok Islam agar tidak menemui Obama saat berkunjung nanti ke Indonesia. Menemuinya, lanjutnya, sama saja merestui kebijakan Amerika itu. "Harus diingat, tamu macam apa yang perlu dihormati," katanya.

Sekitar seratusan mahaswa dari berbagai lembaga dakwah sejumlah kampus di Bandung berunjuk rasa di depan Gedung Sate menyerukan penolakan terhadap kunjungan Obama. Mereka membentangkan spanduk yang isinya menolak Obama. Salah satu spanduk besar yang diusung mahasiswa berupa gambar wajah Obama yang ditulisi Pembunuh Nomor Satu.

Ahmad Fikri