foto

Dulmatin

Baasyir : Dulmatin Bukan Teroris  

TEMPO Interaktif, Surakarta -Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, Abu Bakar Baasyir menolak bahwa  Dulmatin adalah teroris. Lelaki yang tewas dalam penggerebekan di Pamulan, Tangerang ini, menurut Baasyir adalah seorang mujahid. "Dia adalah mujahid," katanya. Selama ini Dulmatin berjuang melawan musuh agama dan dianggap mati syahid. 

Dulmatin, kata pimpinan Pondok Pesantren Ngruki ini, digerebek karena melanggar Undang-undang. Namun dia menyatakan, penembakan Dulmatin oleh polisi, adalah wajar.  

Meski menganggap Dulmatin adalah pejuang, Baasyir menegaskan dia tidak setuju dengan sikap yang diambil oleh suami Istiadah ini. "Karena dia melakukan kekerasan di area damai," kata Baasyir.

Dia melanjutkan, jihad sebenarnya hanya boleh dilakukan di daerah perang. Dulmatin bukan seorang nabi, sehingga perbuatannya masih perlu untuk dikoreksi.

Baasyir mengaku tidak mengenal sosok Dulmatin. Dia juga mengatakan jika dirinya tidak pernah bertemu dengan tersangka teroris yang ditembak mati di Pamulang tersebut.

AHMAD RAFIQ