Topik


Satu Keluarga Diduga Masih Tertimbun Longsor Cianjur

TEMPO Interaktif, Kupang -Sebanyak empat orang warga dipastikan masih tertimbun longsor di Kampung Ciawitali Desa Sukamekar Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur. Hingga pukul Jumat pagi, 6 korban meninggal diangkat dari timbunan longsor serta 5 korban yang mengalami luka-luka.

Menurut Endang Sukardi, Ketua RT 01/03 Kampung Ciawitali Desa Sukamekar, dari data yang ada, keempat korban yang masih tertimbun adalah satu keluarga, masing-masing pasangan suami-istriWawan, 25 tahun, dan Rohilah alias Elah (40) serta anaknya, Ai Nuraeni (3). Satu orang lagi adalah Supadli alias Fadli (40). "Wawan itu adik saya. Satu keluarga belum ditemukan sampai sekarang," ujar Endang.

Saat longsor terjadi, Endang sedang ada di lokasi kejadian. Dia sempat membantu keluarga Tantan menyelamatkan diri. Namun, kata Endang, saat hendak membantu yang lain, longsor telah menimbun dan melumat rumah-rumah warga, termasuk keluarga adiknya. "Saya berada di lokasi saat longsor terjadi. Saya mau menyelamatkan keluarga adik saya, tapi tidak keburu," kata Endang.

Dia menambahkan, kemungkinan masih ada korban lain yang belum terdata. "Sebab tadi malam ada warga dari luar yang sedang bertamu di rumah Supadli," katanya.

Sementara itu, jalan utama yang menghubungkan jalur Cianjur selatan sudah mulai terbuka. Sebelumnya, jalur tersebut terputus akibat badan jalan tertimbun dan terseret lumpur bercampur bebatuan. "Sebelumnya, ada 14 kecamatan di wilayah selatan terisolir akibat jalan terputus. Alhamdulillah sekarang sudah tersambung lagi setelah semalaman tim gabungan menyingkirkan material longsor," ujar Ruddi Sjahdiar Hidajat, Komandan Satuan Siaga Bencana Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur.

Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh yang datang ke lokasi kejadian, menjelaskan, lokasi Sukanagara termasuk wilayah yang rawan bencana alam. Menurut dia, untuk longsor ini pihaknya telah menyiapkan bantuan logistik serta personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah. "Untuk evakuasi ini disiagakan selama satu minggu," kata dia.

DEDEN ABDUL AZIZ