Dua Hari Lagi Prosesi Nyepi di Mataram Dimulai

TEMPO Interaktif, Mataram - Prosesi Nyepi 2010 untuk umat Hindu di Mataram, Nusa Tenggara Timur, dimulai di Pura Segara di pinggir pantai Ampenan, mulai Ahad (14/3) mendatang.

Selanjutnya, pada Senin (15/3) sore dilakukan kegiatan Tawur Kesanga yang dipusatkan di perempatan Kota Cakranegara. Sebelumnya, dilakukan pawai Ogoh-Ogoh yang akan diikuti 150 kelompok dimulai dari depan kantor Walikota Mataram dilepas oleh Ketua Parisadha Hindu Dharma Nusa Tenggara Barat Gede Renjana.
Kemudian mulai Selasa (16/3) pagi pukul 6 waktu setempat dilakukan Catur Brata Nyepi di kediaman masing-masing.
 
Menurut Ketua Seksi Publikasi Peringatan Hari Besar Hindu Gede Putu Ariyadi, pada hari Nyepi selama sehari mereka akan berusaha mencari jati diri--Mulat Sariro, menyatukan diri dengan Sangkan Paraning Dumadi--, yaitu melakukan Amati Geni (tidak menyalakan api) yang berarti mengekang hawa nafsu, Amati Karya (tidak bekerja/melakukan semedi), Amati Lelanguan (tidak bergembira-bersenang), Amati Lelungan (tidak bepergian). ‘’Kesemuanya disertai upawasa,’’ katanya, Jum’at (12/3) siang.

Upawasa berarti melakukan puasa tidak makan dan tidak tidur serta yang paling berat adalah Mona Brata yaitu tidak bicara. 

Seperti tahun-tahun sebelumnya, suasana Nyepi terasa di Kota Mataram yang sekitar 90.000 jiwa dari 300 ribu jiwa penduduknya adalah umat Hindu suku Bali. Mereka terutama berada di Kecamatan Cakranegara dan sebagian kecil di Kecamatan Sandu Baya dan  Kecamatan Mataram.


SUPRIYANTHO KHAFID