Takut Ambruk Susulan, 50 Siswa TK Belajar di Gedung Kelurahan

TEMPO Interaktif, Blitar -  Sedikitnya 50 siswa Taman Kanak-kanak di Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar memindahkan ruang belajar mereka ke kantor kelurahan. Mereka khawatir tertimpa bangunan Sekolah Dasar Negeri 1 Kesatrian yang roboh diterjang angin Rabu (10/3) lalu.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Kesatrian Suyitno mengatakan evakuasi siswa TK ini dilakukan mengingat ruang belajar mereka berdekatan dengan dua ruangan sekolah dasar yang ambruk. Ruangan yang terdiri dari aula dan perpustakaan itu roboh karena tak kuat menahan hembusan angin. Meski masih menyisakan sebagian dindingnya, para siswa TK diminta meninggalkan lokasi untuk menghindari ambruk susulan. “Dindingnya sudah retak,” kata Suyitno yang bertanggung jawab pula pada kegiatan belajar siswa TK, Jumat (12/3).

Hingga saat ini seluruh siswa TK terpaksa menjalankan kegiatan belajar mengajar di kantor kelurahan setempat. Dengan prasarana yang memprihatinkan, suara polos mereka saat mengeja pelajaran mewarnai kesibukan para perangkat desa. Sementara untuk siswa SD tidak mengalami kendala karena ruang kelas mereka yang terpisah dengan dua ruangan naas tersebut. Menurut Suyitno, bangunan SDB Kesatrian didirikan para masa Orde Baru melalui program sekolah inpres. Gedung tersebut sempat mengalami perbaikan pada tahun 1976 dan belum pernah terjamah pembangunan hingga saat ini.

Ketua Komisi Bidang Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Blitar Ahmad Tamim mendesak pemerintah daerah turun tangan. Meski Dana Alokasi Khusus Pendidikan yang diterima dari pemerintah pusat tidak diperbolehkan untuk melakukan pembangunan fisik, dia berharap APBD bisa mengalokasikannya. “Ini menyangkut pendidikan orang banyak,” katanya.

HARI TRI WASONO