foto

Sejumlah direksi PT BW Plantation Tbk berbincang usai konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (27/10). Hari ini PT. BW Plantation Tbk resmi menjadi perusahaan terbuka yang menjual sahamnya di BEI berkode BWPT. TEMPO/Dwianto Wibowo



Faktor Global Masih Dukung Indeks

TEMPO Interaktif, Jakarta -Jakarta—Bursa Wall Street yang kembali ditutup positif semalam, stabilnya rupiah, serta naiknya harga minyak di atas US$ 82 per barel akan menjadi pemicu pergerakan indeks hari ini.

PT Trimegah Securities dalam analisa teknikal harinya mengemukakan, indikator Stochastic yang berada di wilayah jenuh beli dan munculnya pola Doji Star memperbesar peluang terjadinya aksi ambil untung, setelah indeks mencoba ke batas tahanan atas di 2.690.

Setelah indeks naik cukup kencang dalam lima hari berturut - turut, bursa bisa berpotensi terjadi tekanan jual. "Di akhir pekan ini indeks diperkirakan masih akan berada dalam kisaran antara 2.656 hingga 2.690,” dalam prediksinya hari ini.

Indeks Dow Jones Industri semalam ditutup di level 10.611,84, naik 44,51 poin (0,42 persen). Indeks saham teknologi Nasdag menguat 9,51 poin (0,4 persen) menjadi 2.368,46, serta indeks S&P 500 juga naik 4,63 poin (0,4 persen) ke level 1.150,24.

Indeks utama bursa Asia, Nikkei-225 pagi ini menguat 81,21 (0,76 persen) ke level 10.746,16, indeks komposit Seoul juga naik 8,21 (0,49 persen) menjadi 1.664,74, serta indeks All Ordinary Sydney juga naik 17,1 poin (0,35 persn) ke level 4.842,5.

Pada perdagangan Kamis kemarin indeks kembali naik 6,303 poin (0,24 persen) ke level 2.676,522 dari posisi sehari sebelumnyadi 2.670,219. Naiknya saham sektor perdagangan dan perbankan mampu menyelamatkan indeks dari kejatuhan kemarin

VIVA B KUSNANDAR