foto

AP/Alastair Grant



Si Badak Drogba Ditahbiskan Sebagai Pemain Terbaik Afrika 2009  

TEMPO Interaktif,Accra:Kapten Pantai Gading Didier Drogba ditahbiskan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2009 mengalahkan bintang Kamerun Samuel Eto'o dan gelandang Ghana Michael Essien.

Pengumuman ini bertepatan dengan milad Drogba ke-32 sekaligus membuat bintang Chelsea itu merebut gelar keduanya setelah pertama kali meraih pada 2006.

Drogba membantu Pantai Gading untuk bisa tampil di putaran final Piala Dunia 2010. Buktinya ia bisa mencetak lima gol dan membuat timnya tak terkalahkan pada laga kualifikasi.

Penghargaan Pemain Terbaik Afrika dipilih oleh setiap pelatih tim nasional negara-negara Afrika. Namun pilihan akhir tetap diberikan oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

“Saya masih mempunyai gairah yang sama ketika bermain. Saya masih merasa lapar dan terus mengejar medali. Saya merasa sangat bahagia. Seperti telah saya katakan ini (mencetak gol) semua bergantung pada cedera yang Anda dapat musim ini,” sebut Drogba ketika diminta komentarnya terkait rekor golnya musim ini bersama Chelsea, Jumat (12/3).

“Saya merasa seperti anak kecil ketika berada di lapangan. Jadi kadang Carlo Ancelotti (pelatih Chelsea) harus menarik saya keluar,” papar Drogba.

Meski Drogba mampu mencetak gol di final Piala FA melawan Stoke City, raihannya di klub tidak signifikan dibandingkan prestasi Eto'o musim ini. Mantan pilar Barcelona itu justru punya peluang besar meraih gelar keempatnya sebagai Pemain Terbaik Afrika.

Eto'o, yang juga akan merayakan ulang tahunnya pekan ini, mencetak gol buat Barcelona pada laga final Liga Champions tahun lalu. Ia juga sempat merengkuh penghargaan kala masih merumput di Spanyol sebelum hijrah ke Inter Milan.

Rekan Drogba di Chelsea, Essien yang menjadi salah satu kandidat dari tiga figur peraih gelar untuk merebut penghargaan kelima belum pernah meraihnya. Striker Togo Emmanuel Adebayor sukses mengangkat trofi penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2008 namun namanya tidak dicantumkan sebagai nominasi pada tahun 2009.

Tidak satu pun dari tiga kandidat peraih menghadiri penghargaan yang akan dihelat di ibu kota Ghana. Tim nasional Aljazair terpilih sebagai tim terbaik kali ini. Aljazair sukses mengalahkan juara Piala Afrika Mesir pada laga hidup mati playoff untuk bisa tampil di Piala Dunia 2010.

REUTERS | BAGUS WIJANARKO