Topik
Keluarga Ari Terima Santunan Dari Satpol PP
TEMPO Interaktif, Jakarta- Jenazah Ari, korban pengamen yang diduga meninggal karena menghindari kejaran Satuan Polisi Pamong Praja sudah dimakamkan pada hari Rabu, 10 Maret. Ia dimakamkan di TPU daerah Lemah Abang Cikarang Utara, dekat dengan makam neneknya.
Di hari itu juga, menurut penuturan seorang kerabat dekat keluarga Ari, beberapa perwakilan dari satuan polisi pamong praja mendatangi kediaman keluarga korban di Jl.Kol.Sugiono RT 03/13 Duren Sawit, Jakarta Timur. "Mereka datang ke rumah dan beri santunan lima juta rupiah"ujar Cito Harso, sore ini.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Satpol PP memang berjanji akan mengunjungi keluarga Ari dan memberikan santunan. Penyelidikan kasus pun dihentikan karena keluarga tidak memperbolehkan pihak rumah sakit untuk melakukan autopsi. Dengan alasan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. "Kemarin saja sudah keluar 730.000, kalau mau diotopsi katanya paling tidak tiga juta"terang Cito.
Kepada Tempo, pihak keluarga mengutarakan bahwa mereka memilih untuk tidak mempermasalahkan lagi mengenai Ari. "Semua sudah clear dan keluarga tidak ingin memperpanjang masalah" ucap Cito.
Ririn Agustia