foto

TEMPO/Imam Sukamto



Rupiah Embuskan Angin Sejuk

TEMPO Interaktif, Jakarta - Dinaikkannya peringkat surat utang Indonesia dalam mata uang asing menjadi BB dari BB- oleh lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's mampu memicu terapresiasinya rupiah.

Praktisi pasar uang salah satu bank di Jakarta, Lindawati Susanto, menjelaskan, naiknya peringkat Indonesia dua level di bawah tingkat investasi menjadi pendorong rupiah menguat hingga ke 9.155 per dolar AS. Pekan ini diproyeksikan akan ditransaksikan dalam rentang 9.100-9.250.

"Solidnya fundamental dan prospek ekonomi domestik yang cukup cerah masih akan menjadi daya tarik para pemodal untuk berinvestasi dalam mata uang rupiah, yang bisa menjadi penopang terapresiasinya mata uang lokal," katanya.

Ekonomi Asia, masih menurut Linda, diperkirakan lebih cepat pulih dibandingkan dengan kawasan Eropa dan Amerika, yang akan menjadi tujuan investasi global. Sehingga, aliran dana asing akan terus mengguyur pasar finansial Asia, termasuk Indonesia.

Dan tidak mustahil bursa saham dan mata uang lokal akan terus menguat. Nilai tukar rupiah dalam sepekan kemarin menguat 80 poin (0,87 persen) ke level 9.155 per dolar AS dibanding posisi pekan sebelumnya, 9.235.

VIVA B KUSNANDAR