Pemain Persib Bandung, Cristian Gonzales bersama rekan rekannya berlatih di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (18/12). Latihan tersebut jelang melawan Arema Indonesia dalam gelaran Indonesia Super League, besok sabtu (19/12). TEMPO/Nurdiansah
Topik
Infografis
Ulang Tahun Ke-77, Persib Bertekad Tumbangkan Arema
TEMPO Interaktif, Bandung - Persib Bandung bertekad menumbangkan pemegang posisi puncak klasemen sementara Arema Indonesia dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Ahad (14/3) malam ini mulai pukul 19.00.
Laga malam nanti tak hanya menentukan tiket Persib untuk merebut juara Liga, namun juga reputasi tim kelahiran 14 Maret 1933 itu yang hari ini genap berusia 77 tahun.
"Semua pemain dalam kondisi fisik dan mental bagus, semua siap tempur," ucap pelatih Persib Jaya Hartono.
Tekad Maung Bandung, julukan Persib, juga disuarakan asisten pelatih Robby Darwis. "Kami akan tampil maksimal, siap habis-habisan menghadapi Arema," kata libero Maung Bandung era 80-an itu.
Jaya mengakui malam ini Maung Bandung tak diperkuat bek andalannya Christian Rene Martinez yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Namun Jaya tak khawatir.
"Kita masih punya Wildansyah, Edi Hadif Murtadho, dan Aji Nurpijal yang siap menggantikan Rene," kata dia.
Jaya juga mengaku sudah mengasah kembali lini depan dan pertahanan skuadnya dalam latihan dua hari terakhir.
Seperti diketahui satu-satunya gol Bontang FC dalam laga Kamis lalu terjadi akibat blunder bek Maman Abdurrahman. Sementara di lini depan saat itu tak sedikit peluang gol terbuang percuma hingga gol pertama Persib tercipta pada menit 74.
"Kami sudah briefing dengan pemain agar jangan sampai lagi terjadi blunder di lini belakang," kata Jaya.
Begitupun soal sentuhan akhir di lini depan. "Kami sudah tekankan lagi soal finishing touch agar tak lagi membuang-buang peluang (mencetak gol)."
Robby juga memastikan Maman Abdurrahman sudah kembali dalam kondisi terbaiknya dan melupakan beban mental saat melawan Bontang FC. "Maman sudah kembali percaya diri," kata dia.
Adapun tentang kekuatan lawannya, tim pelatih Maung mengakui Arema sebagai tim dengan kualitas pemain bagus di semua. "Kami waspadai terutama para pemain depan dan gelandang mereka," tandas Jaya.
Sang tamu, Arema Indonesia juga bertekad mencuri poin dari tuan rumah Persib Bandung. “Target kami di Bandung minimal mendapat satu poin (hasil draw) dan maksimal menang,” kata Asisten Pelatih Arema Liestiadi.
Ia mengakui dua pemainnya dipastikan tak bisa tampil. Gelandang Ahmad Bustomi harus absen karena terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Sedangkan pemain belakang Purwaka cedera. “Tapi kami masih punya lainnya untuk menggantikan mereka. Secara keseluruhan persiapan kami buat pertandingan sudah mantap,” kata Liestiadi.
Tentang kekuatan lawan, Liestiadi mengatakan Persib dihuni para pemain tim nasional dan legiun asing yang lihai.
“Kami harus mewaspadai (penyerang) Hilton (Moreira) dan Cristian Gonzales, serangan sayap Atep, bola-bolapanjang Eka (Ramdani) dan service Nova (Arianto) dan Maman (Abdurahman),”kata dia.
Dari data head to head hasil 12 kali pertemuan sejak 2002 lalu, secara total Maung Bandung tim asuhan Jaya Hartono itu unggul lima kali yakni pada 2002 (2-1), 2005 (2-0), 2006 (1-0), 2008 (2-1)—atas Arema. Sementara Singo Edan, julukan Arema, menang empat kali. Sisa tiga pertandingan berakhir seri.
ERIK P HARDI
Web via