foto

Rudy William Keltjez



Rudy Keltjes: Kongres Sepakbola Indonesia Tak Berguna  

TEMPO Interaktif,Makassar:Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang akan digelar 30 maret mendatang di Malang membahas sepak bola dalam negeri berikut pengurus dan ketuanya. Rudy William Keltjes, pelatih Persebaya Surabaya justru ingin dalam pertemuan itu dibahas wacana pembubaran sepak bola di Tanah Air.

Alasannya, kongres PSSI yang akan dihadiri sejumlah klub ini tidak ada gunanya. Secara pribadi ia mengungkapkan sebenarnya ini bukan kongres melainkan sarasehan saja. Sebab pemerintah sudah mengintervensi PSSI sehingga sepak bola Indonesia tidak profesional Ia mempertanyakan bagaimana nasib PSSI ke depan. Menurutnya siapapun yang akan memimpin induk sepak bola itu tidak akan berbeda.

“Kasarnya sepak bola Indonesia dibubarkan saja,”kata dia ditemui Tempo di lobby hotel Dinasti Jalan Lombok, Minggu (14/3).

Sebutan profesional di negara ini, sebut Rudy hanyalah isapan jempol belaka. Kenyataannya tidak demikian yang terjadi di lapangan. Sehingga ia merasa tidak perlu dilakukan pergantian kepengurusan ataukah ketua jika yang di pikirannya hanyalah materi termasuk para pelatih dan pemain.

“Saya 25 tahun menjadi pelatih, prestasi begitu-begitu saja. Tidak ada kejujuran dan keihlasan,” ucapnya.

Menurut Rudy, jika ingin memajukan sepak bola Indonesia, insan di dalamnya harus memiliki kejujuran dan keikhlasan. "Jujur saja, pemain Indonesia tidak kalah baiknya dengan para pemain asing. Karena tidak memiliki keihlasan sehingga terus begini," ketus Rudy.

Mengenai kepemimpinan Nurdin Halid, Rudy mengatakan sudah cukup bagus. Nurdin menurut dia seorang pemimpin muda dan cerdas. Dia (Nurdin) ingin memajukan sepak bola Indonesia. Oleh karena politik telah memasuki urusan sepak bola, hasilnya ya begini ini," tegasnya.

Rudy menambahkan belum bisa memastikan apakah akan menghadiri kongres ini atau tidak. Ia lebih mementingkan nasib klubnya jangan sampai terdegradasi. Ia juga ikhlas tidak makan dari dunia sepak bola kalau memang nantinya dibubarkan. Menurutnya yang terpenting sepak bola Indonesia bisa maju. 

ARDIANSYAH