foto

TEMPO/Zulkarnain

Kiper Markus Bertekad Beri Yang Terbaik Buat Persib  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Bagi penjaga gawang Persib Bandung Markus Haris Maulana, laga melawan Arema Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Ahad (14/3) malam nanti adalah salah satu momen yang paling dia tunggu sejak bergabung dengan Maung Bandung.

Laga tersebut bukan hanya ajang pembuktian dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di Liga Super. Namun juga laga istimewa, karena bertepatan dengan hari jadi Persib Bandung ke-77 dan hari ulang tahun Markus ke-29 tahun.

"Saya akan memberikan yang terbaik buat Persib," kata dia. "Sebab kalau Persib menang, maka kemenangan itu akan menjadi hadiah ulang tahun bagi Persib dan saya sendiri,"kata kiper tim nasional itu.

Markus mengakui bekas klubnya itu adalah tim yang kompak di semua lini. Namun bukan tanpa kelemahan. "Yang penting kita harus disiplin mewaspadai pergerakan mereka (pemain Arema)," katanya.

Ia pun seperti mengingatkan koleganya sesama anak Maung. Dalam laga tandang, menurut Markus, Arema acap menggunakan dua gelandang bertahan yang sigap setiap saat membantu lini pertahanan.

Singo Edan, julukan Arema, juga acap mengandalkan serangan menusuk dari kedua sayap yang mumpuni dalam memasok umpan kepada para penyerang yang sangat haus gol.

Namun para pemain Arema, termasuk penyerang Noh Alam Shah maupun pemain blakang Piere Njanka bukan tanpa kelemahan. "Noh Alam Shah (striker Arema) itu pemain terperamental, gampang emosian, sedangkan (pemain belakang Pierre) Njanka selalu berlama-lama menguasai bola," ujar Markus.

Sementara itu Pelatih Persib Bandung Jaya Hartono berharap laga melawan Arema besok bisa menjadi dorongan tersendiri bagi penjaga gawang Maung Markus Haris Maulana. Jaya meminta bekas kiper Arema itu tampil penuh percaya diri menjaga gawang Maung jangan sampai kebobolan. "Markus dibuang oleh Arema. Pertandingan besok harusnya menjadi motivas tersendiri buat Markus," kata dia.

Erik p. hardi