foto

Pepaya. TEMPO/Robin Ong



Pepaya Musuh Kanker

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ekstrak pepaya kering diduga bisa menahan pertumbuhan sel kanker. Namun ini baru penelitian di laboratorium, hasilnya belum tentu sama pada tubuh manusia.

Dr. Nam Dang, peneliti dari University of Florida dan koleganya dari Jepang melaporkan ekstrak pepaua bisa mempengaruhi kemampuan sistem daya tahan tubuh dan tidak berefek buruk hingga membahayakan sel yang normal.

Penemuan ini membuktikan penggunaan pepaya yang oleh banyak masyarakat adat telah digunakan untuk pengobatan. Seperti di Australia dan Vietnam.

"Berdasarkan apa yang saya lihat dan dengar tak ada seorangpun yang menggunakan ekstrak ini keracunan. Jadi tampaknya pepaya bisa digunakan dalam waktu lama selama cukup efektif," katanya.

Para peneliti melaporkan bahwa ekstrak daun pepaya punya kekuatan dalam memperlambat pertumbuhan 10 jenis kanker dalam kultur sel, seperti kanker serviks, liver, paru-paru dan pankreas. Hasil penelitian ini dipublikasikan di Journal of Ethnopharmacology terbaru

healthday news/ utami w