foto

TEMPO/Eko Siswono T.



Api di Pabrik Swallow Mulai Padam  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Usaha petugas pemadam kebakaran yang berjibaku selama lima hari memadamkan api di pabrik sandal jepit merek Swallow mulai terlihat hasilnya. Kepulan asap yang tadi pagi masih nampak sore ini sudah tidak lagi terlihat. Meskipun demikian, petugas masih terus menyemprotkan air ke sisa-sisa kebakaran.

Sudjadi, Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Barat, mengatakan langkah ini sebagai antisipasi masih adanya titik api. "Kalau kami lihat memang tidak ada lagi asap, tetapi di dalam tumpukan puing masih tersimpan bara api," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pemadam kebakaran masih terus berupaya mengurai puing-puing baja yang masih tertumpuk. Satu eskavator memang terlihat terus bergerak memindahkan puing-puing reruntuhan.

Sementara itu, bau menyengat masih tercium dari jarak 300 meter dari lokasi kebakaran. Bau karet dan plastik terbakar bercampur dengan bau amis yang diperkirakan dari sejumlah korban yang masih belum dapat dievakuasi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, Paimin Napitupulu menduga sejumlah korban masih terdapat di bawah reruntuhan. "Kemungkinan di sebelah barat, dekat pintu darurat yang tadi kami jebol," ujarnya. Ia mengatakan, dari pintu tersebut keluar bau busuk seperti bau mayat.

Baik, Paimin maupun Sudjadi belum dapat memastikan kapan proses pemadaman dan evakuasi korban akan dihentikan. Hal ini dikarenakan reruntuhan yang belum dapat dipindahkan masih cukup banyak. Pabrik sandal jepit Swallow milik PT Sinar Jaya Prakasa ini luasnya sekitar 2 hektar. Dari jumlah tersebut, setengahnya terbakar habis.

FEBRIYAN