Topik


Jelang Nyepi, Okupansi Hotel Banyuwangi Naik

TEMPO Interaktif, Banyuwangi - Tingkat hunian (okupansi) kamar hotel di Banyuwangi, Jawa Timur, mulai naik. Penyewa kamar didominasi warga Bali yang tidak ikut merayakan Hari Raya Nyepi pada Selasa (16/3) besok.

Di Hotel Mirah, okupansi hingga siang ini sudah mencapai 75 persen dari 100 kamar yang tersedia. Menurut Eri, petugas resepsionis, pada hari normal okupansi hanya sekitar 40-50 persen. "Malam nanti diperkirakan sudah penuh," kata Eri kepada Tempo, hari ini.

Sebanyak 90 persen penyewa, menurut dia, berasal dari Bali. Sedangkan sisanya berasal dari kota lain yang akan menunju Bali.

Untuk meraup untung, Hotel Mirah menaikkan tarif kamar hotel sebesar 30 persen. Kualitas standart naik dari Rp 170 ribu menjadi Rp 225 ribu per hari. Sedangkan kualitas moderen dari Rp 200 ribu menjadi Rp 260 ribu per hari.

Tarif tersebut, kata Eri, hanya berlaku hari ini hingga Selasa (16/3) besok. Sebab, biasanya, para penyewa meninggalkan hotel begitu Hari Raya Nyepi berakhir.

Di Hotel Berlian Abadi, okupansi justru sudah penuh sejak Minggu (14/3) kemarin. "Sebanyak 50 kamar sudah penuh," kata petugas resepsionis, Nita.

Menurut dia, penyewa hotel seluruhnya berasal dari Bali. Hotel Berlian Abadi tidak menaikkan tarif, tetapi menghapus diskon yang biasanya diberikan pada hari normal.

Kondisi yang sama juga terjadi di Hotel Banyuwangi Beach. Dari 52 kamar yang tersedia, saat ini 50 persennya sudah terisi.

IKA NINGTYAS