Topik
Delapan Ormas Islam Tolak Kedatangan Obama
TEMPO Interaktif, Banyuwangi - Penolakan kedatangan Presidan Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia semakin meluas. Di Banyuwnagi, delapan ormas Islam yang tergabung dalam Aksi Bersama Komponen Umat Islam Banyuwangi hari ini berunjuk rasa menolak kedatangan Barack Obama ke Indonesia.
Mereka terdiri atas Hizbut Tahrir Indonesia, Front Pembela Islam, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Forum Ulama Indonesia, Hidayatullah, Al-Irsyad, dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia. Dalam aksinya, mereka konvoi sambil membawa berbagai poster, dari Masjid Ahmad Dahlan, Jalan Adi Sucipto, menuju Simpang Lima, Jalan PB Sudirman, Banyuwangi. Dalam aksi tersebut, para wanita mengajak serta anak di bawah lima tahun (balita).
Kordinator lapangan, Syaifuddin, mengatakan, Amerika telah menjajah Indonesia, baik secara ekonomi dan politik sehingga banyak kebijakan Pemerintah Indonesia yang bergantung pada Amerika. Di bidang ekonomi, Amerika telah menguras kekayaan alam dalam negeri, seperti pertambangan PT Freeport di Papua. "Kekayaan kita sudah habis dikuasai Amerika," teriak Syaifuddin dalam orasinya.
Abdul Rofiq, orator lainnya, menyatakan, Amerika menjadi pendukung negara zionis Israel yang menjajah Palestina, memerangi negara Irak, serta Afganistan. "Tidak pantas Indonesia menerima Obama, karena Indonesia anti penjajahan," ujarnya. Aksi mereka berakhir sekitar jam 10.00 pagi tadi.
IKA NINGTYAS
Web via