Pasien demam berdarah. TEMPO/Tony Hartawan
Topik
Infografis
Demam Berdarah Tewaskan 84 Warga
TEMPO Interaktif, Samarinda - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mencatat sebanyak 84 warga meninggal akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) selama periode Januari 2009-Januari 2010. Adapun jumlah kasus positif demam berdarah sebanyak 6.256 orang se-Kalimantan Timur.
Untuk Januari 2010 saja, tercatat 16 warga meninggal dari 977 kasus yang positif demam berdarah. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan hampir tiga kali lipat.
Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan, Jurnanto menyatakan dengan jumlah kasus yang ditemukan tahun ini Kalimantan Timur telah memasuki kejadian luar biasa terhadap demam berdarah. Dengan demikian, pemerintah kabupaten dan kota seharusnya melakukan penanganan demam berdarah dengan langkah-langkah sporadis. "Ini sudah luar biasa tinggi," kata Jurnanto, Senin (15/3).
Jurnanto mengungkapkan dengan kesediaan kebutuhan penanganan seperti fogging dan abate, tak ada alasan untuk tidak melakukan pemberantasan nyamuk di daerah masing-masing.
Dari catatan dinas kesehatan menyebutkan pasien demam berdarah terbanyak terdapat di Kota Balikpapan dengan 248 kasus periode Januari 2010. Selanjutnya Kota Samarinda dengan 188 kasus dan Kutai Kartanegara 102 kasus.
Jurnanto menyatakan berdasarkan tren demam berdarah yaitu periode November-Januari merupakan bulan puncak serangan nyamuk aedes aegepty.
Sejauh ini, menurut dia, yang paling menyulitkan dalam memberantas demam berdarah adalah perilaku warga yang tidak patuh melakukan 3M. "Yang paling penting menjaga rumah agar tak ada nyamuk, itu saja," ujarnya.
FIRMAN HIDAYAT
Web via