Topik
133 Ogoh-ogoh Sambut Nyepi di Mataram
TEMPO Interaktif, Mataram - Pawai ogoh-ogoh menyambut Hari Nyepi Tahun Saka 1932 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, hari ini, diikuti oleh 133 ogoh-ogoh.
Sejak pagi ogoh-ogoh yang digotong umat Hindu tersebut sudah menutupi jalan utama di Kota Mataram, mulai dari depan kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga depan Mal Mataram. Pawai Ogoh-Ogoh tersebut oleh Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB Gede Renjana.
Menurut Ketua Dewan Ogoh-Ogoh Mataram Komang Artha, jumlah peserta meningkat dibanding Pawai Ogoh-Ogoh Tahun Saka 1931 (2009) sebanyak 64 ogoh-ogoh. ‘’Peningkatannya sangat drastis,’’ ujarnya menjelang pelepasan pawai ogoh-ogoh yang akan menyusuri sepanjang 2-3 kilometer di kawasan Cakranegara.
Gede Renjana menjelaskan bahwa bentuk ogoh-ogoh diserahkan kepada kreativitas anak-anak muda sendiri. ‘’Kami berikan ruang seluasnya untuk berkreasi,’’ katanya kepada Tempo. Yang penting wujudnya sebagai introspeksi diri dalam merayakan Nyepi dan menjaga makna perayaan Nyepi.
Salah seorang anggota Waraka PHDI Pusat Made Metu Dahana mengakui partisipasi para remaja terhadap pawai ogoh-ogoh kali ini memang meningkat. Dia mencontohkan, tiga lingkungan Sweta Barat, Timur dan Selatan di Kelurahan Mayura mengeluarkan empat ogoh-ogoh. Alasannya kalau hanya membuat satu ogoh-ogoh saja tidak menampung jumlah pemuda di kampungnya. ‘’Ya memang semarak sekali tahun ini,’’ ujarnya.
SUPRIYANTHO KHAFID