Topik
Infografis
Antisipasi Teror, Balikpapan Razia Kos-kosan
TEMPO Interaktif, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali mengintensifkan razia pendatang di sejumlah kos kosan setempat. Rasia difokuskan pada kepemilikan kartu tanda penduduk asli Balikpapan.
“Kami fokuskan pada pemeriksaan KTP Balikpapan di setiap kos kosan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Balikpapan, Supriyanto, Senin (15/3).
Supriyanto mengatakan, razia dimaksudkan untuk menghindari adanya pendatang tanpa identitas jelas. Salah satu tujuan pelaksanaanya, katanya, sebagai antisipasi pelarian teroris yang bersembunyi di Balikpapan.
“Antisipasi pelarian teroris saja di Balikpapan, namun fokusnya pada pemeriksaan KTP,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Supriyanto mengaku telah mengerahkan 60 personil satuan polisi Balikpapan didukung unsur TNI/Polri. Para petugas, menurut dia, rutin melakukan razia tiga kali dalam sepekan terakhir ini.
Warga yang kedapatan belum memiliki KTP Balikpapan, kata Supriyanto, akan diwajibkan mengurus syarat kepemilikannya di Kantor Catatan Sipil setempat. Sebagian diantaranya dipulangkan kembali ke daerah asalnya masing masing. “Sudah ratusan yang kami pulangkan ke daerahnya masing masing. Namun tidak ada yang merupakan pelaku aksi terror di Balikpapan,” ujarnya.
SG WIBISONO