Mahasiswa Protes Penerimaan Pegawai PT PLN

TEMPO InteraktifPalembang - Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Alumni wilayah Perguruan Tinggi Swasta Se Sumatera Selatan berunjuk  rasa di  kantor PLN. hari ini. Mereka memprotes penerimaan calon pegawai PLN yang hanya mencari  lulusan dari Universitas Sriwijaya dan Politeknik Sriwijaya. 

"Ini jelas bentuk diskriminasi dunia pendidikan dan  bertentangan dengan UUD 1945," kata Mashuri, koordinator aksi saat berorasi di depan kantor PLN. Masruri ikut seleksi calon PLN, tapi gagal, lantaran dia berasal dari universitas swasta di Palembang. 

General Manejer PT PLN Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) Jambi dan Bengkulu (S2JB), Nandi Ranadireksa menyampaikan permintaan maaf kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di daerah itu.
"Kami  tidak membedakan penerimaan pegawai di PT PLN, baik perguruan tinggi swasta dan negeri semuanya silahkan ikut kompetisi," kata Nandi.

Nandi menjelaskan, pengumuman yang lalu ada kekeliruan dan itu sudah diperbaiki sehingga tidak perlu dipermasalahan lagi. Mengenai penerimaan pegawai, semuanya hak dari PLN Pusat, sedangkan PLN wilayah hanya sebagai pelaksana.

Penerimaan calon pegawai PT PLN juga diperpanjang  hingga 20 Maret 2010,  padahal sebelumnya  pendaftaran ditutup  17 Maret ini.

Wakil Ketua DPRD Sumsel Djauhari  meminta  PT PLN S2JB  transparan dalam proses penerimaan pegawai baru. Hal itu supaya tidak terjadi permasalahan seperti sekarang ini.

Aksi massa di depan kantor PLN sempat memacetkan Jalan Kapten A. Rivai Palembang.

 

Arif Ardiansyah