foto

TEMPO/Arie Basuki



Wisata Bahari Akan Semakin Ngetren di 2010  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gahawistri) menyatakan tren wisata bahari akan meningkat bagi baik para wisatawan mancanegara maupun domestik. "Untuk wisatawan mancanegara, kami menargetkan proporsi 30-35 persen dari seluruh wisatawan mancanegara (wisman). Jadi, kalau ada peningkatan dari 6,4 juta menjadi 7 juta, wisman wisata bahari pasti turut meningkat," ujar Sekretaris Jenderal Gahawistri, Didin Junaedi, di Jakarta, Senin, 15 Maret 2010.

Didin mengatakan untuk skala domestik, peningkatan minat justru lebih signifikans. "Waktu pameran Deep Indonesia 11-14 Maret kemarin, kami memantau jumlah wisatawan yang belanja peralatan menyelam semakin banyak. Yang mengambil kursus menyelam juga semakin banyak," ujar Didin.

Peningkatan tren wisata bahari ditopang oleh promosi besar-besaran baik oleh pemerintah, para pengusaha wisata bahari, maupun oleh para wisatawannya sendiri. Peningkatan promosi ini diiringi dengan perbaikan aksesibilitas untuk mempermudah wisatawan menjangkau destinasi wisata yang diinginkan. "Aksesibilitas itu faktor pendukung nomor satu dari wisata bahari," kata Didin.

Didin menyatakan untuk tahun 2010 jenis-jenis wisata bahari tidak akan banyak berubah, masih seputar kegiatan menyelam, pesiar menggunakan kapal, memancing, berselancar dan kegiatan-kegiatan pantai lainnya. Selain itu, acara Sail Indonesia seperti Sail Bunaken 2009 dan Sail Banda 2010 juga turut menopang. Yang berbeda adalah penyebaran destinasi wisatanya yang semakin banyak. "Sekarang sudah semakin menyebar di Raja Ampat, Wakatobi, Ternate, Selayar, dan Alor," tambah Didin.

ARYANI KRISTANTI