foto

Petugas melakukan pengisian tabung gas di Jakarta, Senin, (12/10). Pertamina mulai tanggal 10 mengeluarkan kebijakan menaikan harga gas elpiji ukuran 12 kg sebesar Rp 100 per kg. Foto : TEMPO/Imam Sukamto



Pengapalan Gas Alam Tahun Ini Bakal Melonjak  

TEMPO Interaktif, New York - JP Morgan Chase & Co, perusahaan jasa keuangan global berbasis di New York, Amerika Serikat, memperkirakan tingkat pengiriman gas alam cair (liquefied natural gas) akan tumbuh lebih cepat tahun ini seiring pemulihan ekonomi global dan peningkatan produksi.

Dalam laporannya untuk para klien perusahaan, analis JP Morgan Chase & Co, Joseph Allmand dan Xin Liu, mengungkapkan ekspor LNG global telah mencapai rekor tertinggi pada November dan Desember 2009. "Beberapa kilang besar LNG telah dibuka dan sebagian besar di antaranya dijadwalkan mulai (produksi) pada 2010 hingga 2011," katanya seperti yang dikutip Bloomberg, Senin (15/3).

Laporan itu menyebutkan, Jepang, Korea Selatan, dan Spanyol, tahun lalu telah mengurangi impor LNG mereka sekitar 1,5 miliar kaki kubik per hari. JP Morgan menaksir, berkurangnya impor itu ekuivalen dengan sekitar 11,5 juta metrik ton atau lima bulan pembelian LNG oleh Korea.

Merosotnya pasar LNG itu telah terkompensasi oleh rekor pembelian gas alam yang dilakukan Eropa dan Cina pada tahun lalu. Beberapa negara, seperti Inggris, Belgia, dan Cina memang meningkatkan impor gas alam mereka yang jika digabungkan mencapai 1,3 miliar kaki kubik per hari. Adapun Jepang, baru mencapai pembelian rata-rata tertinggi bulanannya pada Desember 2009, yakni sebanyak 11 miliar kaki kubik per hari.

Ekspor LNG yang dilakukan 17 negara, termasuk tiga pengekspor terbesar yakni Qatar, Malaysia, dan Indonesia meningkat sebanyak 25,2 miliar kaki kubik per hari. Peningkatan itu tak terlepas dari mulai beroperasinya beberapa kilang baru di Qatar, Indonesia, dan Yaman.

Meski demikian, masalah teknis kilang baru di beberapa negara seperti Nigeria, Algeria, dan Mesir, menyebabkan ekspor LNG tahun lalu tetap lebih rendah dari sebelumnya. LNG merupakan gas yang diubah dalam bentuk cair untuk dikirim menggunakan kapal tangker menuju ke pipa gas negara tujuan.

Adapun untuk impor LNG Amerika Serikat, JP Morgan memperkirakan meningkat dua kali lipat tahun ini menjadi 2,2 miliar kaki kubik per hari dari rata-rata tahun lalu yang hanya mencapai 1,2 miliar kaki kubik per hari. Selama lima tahun terakhir, rata-rata volume impor LNG Amerika Serikat bahkan hanya 1,5 miliar kaki kubik per hari, dan 1 miliar kaki kubik per hari pada 2008.

“Berdasarkan aktivitas pengeboran (gas) dan proyeksi dari eksplorasi serta pertumbuhan produksi, pasar gas alam akan kembali kelebihan pasokan tahun ini," kata Allman.

Tahun lalu saja, pasar gas alam Amerika Serikat kelebihan pasokan hingga 3 miliar kaki kubik per hari, atau sedikit lebih sedikit dari impor LNG yang dilakukan Korea sebagai pembeli terbesar kedua di dunia.

AGOENG WIJAYA | BLOOMBERG