foto

Guus Hiddink. AP/Bela Szandelszky



Hiddink Tak Akan Lagi Melatih Timnas dan Klub Sekaligus

TEMPO Interaktif, Istanbul - Guus Hiddink bertekad untuk fokus dengan tugas barunya sebagai pelatih Turki. Pelatih asal Belanda ini tidak mau mengambil dua peran sekaligus seperti ketika membesut Rusia dan Chelsea tahun lalu.

 

“Saya berkomitmen penuh terhadap sepak bola Turki dan Federasi (Sepak Bola) Turki,” ujar Hiddink saat jumpa pers, Senin (15/3). “Menjawab pertanyaan Anda apakah saya akan mengambil pekerjaan lain dengan klub lain dan tim nasional, saya tidak mungkin melakukan itu.”

 

Hiddink sempat membesut Chelsea pada 2009. Akan tetapi, Hiddink selalu menegaskan keterlibatannya di klub Liga Primer Inggris tersebut hanya sementara karena ia berkomitmen penuh di tim nasional Rusia.

 

Menurut Hiddink, masa depan Turki cerah meski mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan yang dimulai Juni ini.

 

“Saya rasa masa depan sepak bola Turki akan sangat bagus,” ujar Hiddink seraya menambahkan tugas pertamanya adalah membawa Turki lolos ke Piala Eropa 2012.

 

Rusia di bawah asuhan Hiddink gagal ke Piala Dunia 2010. Pertandingan terakhir Hiddink bersama Rusia adalah pertandingan persahabatan melawan Hungaria yang berakhir 1-1 awal bulan ini.

 

Ketua Federasi Sepak Bola Turki Mahmut Ozgener mengatakan Hiddink merupakan orang yang tepat melatih Turki. “Kami akan bekerja untuk menuai sukses di periode baru bersama dengan direktur teknik yang baru (pelatih). Kepercayaan kami terhadapnya tanpa batas,” tegas Ozgener.

 

Hiddink merupakan salah satu pelatih yang disegani di dunia. Ia membawa Rusia ke semifinal Piala Eropa 2008 dan mengantarkan Belanda ke semifinal Piala DUnia 1998, serta menuntun Korea Selatan ke semifinal Piala Dunia 2002.

 

REUTERS| KODRAT SETIAWAN