Pemain PSM sedang berlatih. TEMPO/Zulkarnain
Topik
Osvaldo Moreno: PSM Seperti Keluarga
TEMPO Interaktif, Makassar - Bagi Osvaldo Moreno, hidup diperantuan merupakan tantangan yang harus dihadapi. Selama empat tahun berkiprah sebagai pemain sepakbola di indonesia banyak kesan yang dilalui, tapi yang lebih dirasakannya saat bermain di tim kebanggaan Sulawesi Selatan, PSM.
Karir sepakbolanya dinegara ini diawali tahun 2004 saat bermain di Persib Bandung, kemudian pada 2005 hijrah ke PSM. Hanya satu musim di Kota Anging Mammiri ini ia pun ke Chili pada 2006 dan bermain di klub Santiago Wanderes. Pada 2007 ke Persmin Minahasa, lalu tahun 2008 ke Malaysia dan bermain di klub Johor Pasir Gudang. Pada Tahun 2009 ke Meksiko klubnya Real Colima. Awal tahun 2010 kembali ke PSM.
Menurut dia, bermain bola di Indonesia sudah merasa nyaman terlebih saat bermain di klub lamanya, PSM. Karena PSM sudah seperti keluarga. Kedekatannya dengan offisial, manajemen dan suporter membuat ia merasa kerasan di PSM Makassar. Sehingga tidak salah jika ia mengatakan PSM bagian dari saudara.
"Di klub sebelumnya saya tidak merasakan seperti ini. Disini semua menyukaiku dan saya berjanji akan melakukan yang terbaik,” kata Osvaldo saat ditemui di Hotel Losari Metro, Jalan Chairil Anwar, Makassar, Sulawesi selatan, tempat seluruh pemain menginap, Selasa (16/3).
Walau sebelumnya ia pernah merumput di PSM, tidak banyak tempat wisata yang diketahuinya. Karena waktunya dihabiskan di PSM. Tapi Jika libur, terkadang jalan-jalan sama istri bernama Leon Sanches ke Mall ataukah ditemani Luis Pena.
Selain itu ke pantai Akkrena sambil membakar ikan dan minum teh. “Saya biasa kesana sama Luis, saya sangat menikmatinya. Suasananya seperti di negaraku,” ucapnya. Kecintaannya dengan teh karena dinegara asalnya ada yang disebut tehrere. Manfaatnya untuk obat dalam. Teh ini asli dan cara minumnya pun beda. “Susah dijelasin, saya sering buat jika tinggal di mess di salah satu kawasan di Tanjung Bunga,” ujarnya.
Untuk di Makassar, menu favoritnya adalah coto sedangkan menu yang paling disukai adalah spagetti ditemani dengan orange jus. Oleh karena itu ia sangat mengidam-idamkan berwisata ke Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, sambil duduk di pinggir pantai ditemani menu spesialnya ini.
ARDIANSYAH