foto

AP Photo



Tak Ada Lagi Dominasi di Kompetisi Eropa  

TEMPO Interaktif, Paris - Musim ini kompetisi-kompetisi elit Eropa menunjukkan persaingan ketat. Sampai akhir kemarin selisih pimpinan klasemen di empat kompetisi besar--Inggris, Jerman, Italia dan Spanyol--hanya lima poin.

Di Inggris, Manchester United memimpin Chelsea dan Arsenal dengan jarak hanya dua poin (66-64). Namun The Blues memainkan satu laga lebih sedikit (29-30).

Sementara Bayern Muenchen cuma bisa unggul dua poin (56-54) di atas Schalke di Bundesliga Jerman yang sudah memasuki pekan ke-26.

Inter Milan unggul satu poin dari rival satu kotanya AC Milan (59-58) sampai giornata ke-28. Skuad Leonardo mempersempit selisih berkat kemenangan 3-1 dari Chievo, Minggu, sedangkan Inter kalah 1-3 dari Catania, Jumat.

Persaingan di La Liga Spanyol bahkan lebih ketat lagi. Perbedaan Real Madrid-Barcelona hanya dipisahkan oleh selisih gol. Keduanya sama-sama mengemas 65 poin setelah 26 kali bertanding.

Hasil ini memang berbeda jauh dibandingkan musim lalu. Manchester United, Barcelona dan Inter Milan memimpin klasemen akhir dengan keunggulan empat, enam dan tujuh poin.

Catatan penting terjadi di Premiership. Tidak pernah sejak 2001-02, tiga tim teratas berjarak demikian dekat dengan sisa kompetisi hanya delapan pertandingan lagi.

Saat itu persaingan terjadi antara Manchester United, Arsenal dan Liverpool. Sedangkan musim ini Chelsea menggantikan posisi The Merseysiders.

Arsenal kemudian menjadi juara musim 2002 itu. Manajer United Sir Alex Ferguson menyebut skuad Arsene Wenger yang memenangkan lima pertandingan terakhir, bisa saja mengulang hal tersebut.

"Kami kembali memimpin, tetapi Chelsea memiliki satu pertandingan lebih banyak," kata Ferguson setelah timnya mengalahkan Fulham 3-0, Minggu kemarin.

"Ini akan jadi pertarungan yang keras. Arsenal juga tengah kuat dan saya pikir kereka akan jadi rival terberat kami. Kami hanya punya delapan pertandingan tersisa, Chelsea memiliki sembilan, jadi tidak ada yang tahu," katanya.

Cederanya David Beckham menjadi kabar buruk bagi Milan saat mengalahkan Chievo 1-0, Minggu kemarin. Padahal Rossoneri butuh semua amunisinya untuk menempel Inter.

"Inter masih memimpin. Mereka sudah memimpin laman dan punya materi yang kuat," kata pelatih Milan, Leonardo. "Kita harus memikirkan diri sendiri. Masih ada 10 pertandingan lagi. Kami harus setahap demi setahap."

Di Spanyol, Real Madrid dan Barcelona bersaing ketat. Real berada di posisi teratas dengan keunggulan gol (71-21) dari Barca (64-16).

Barcelona sempat naik ke posisi pertama setelah mengalahkan Valencia 3-0 berkat hattrik Lionel Messi, Minggu malam. Namun Madrid tampil dengan kehebatan yang sama ketika menang 4-1 dari Valladolid berkat kecemerlangan Gonzalo Higuain.

"Kami mencetak empat gol, sungguh menyenangkan," kata gelandang Madrid Rafael van der Vaart. "Pertandingan seperti ini sangat penting. Pelaung kami hanya tersisa di La Liga dan kami ingin menang."

Siapa yang akan menyentuh garis akhir lebih dulu? Kita tunggu saja.

REUTERS | AP | RAJU FEBRIAN