Umar Patek Diduga Bersembunyi Di Pandeglang

TEMPO Interaktif, Jakarta -Petinggi kelompok teroris, Umar Patek saat ini telah bersembunyi di daerah Pandeglang, Banten. Sumber <I>Tempo</I> di institusi intelejen, membisikkan Umar Patek disembunyikan oleh adik Ajengan Jaja, Tono.

“Umar Patek kembali ke Indonesia bersama Anjengan Jaja dari Kepulauan Jolo, Filipina Selatan,” katanya, Rabu (17/3). Umar Patek masuk ke Indonesia melalui jalur Sangihe Talaud, Sulawesi Selatan. Namun dia menolak memberi tahu lokasi persembunyian itu.

Umar Patek terlibat dalam pengeboman dua diskotek di Bali pada 12 Oktober 2002. Pada 2003 dia kabur ke Filipina Selatan. Pemerintah Amerika berjanji memberikan imbalan sebesar US$ 1 juta untuk warga sipil yang berhasil menemukan persembunyian Umar Patek.

Kepolisian Republik Indonesia mengaku sudah mengendus keberadaan Umar Patek alias Mike serta Heru Kuncoro. "Ya tahu dong," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang, Rabu (17/3).

Namun, Edward enggan mengatakan lebih lanjut keberadaan kedua orang tersebut. Karena, hal itu menjadi bahan polisi untuk melakukan pengejaran terhadap petinggi jaringan teroris di Indonesia itu. "Janganlah kami buka semua," katanya.

Umar Patek alias Mike serta Heru Kuncoro bersama Dulmatin menjadi teroris yang paling dicari di Indonesia. Mereka diduga terkait dalam bom Bali I pada 2002 yang menewaskan begitu banyak wisatawan mancanegara serta pribumi.

CORNILA DESYANA | SUTJI DECILYA