foto

Sejumlah warga mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari timbunan longsor di Kediri, Jawa Timur, (18/12). Tiga rumah tertimbun tanah dan tidak ada korban jiwa. Foto: ANTARA/Arief Priyono


Topik


Waspada Longsor, Warga Lereng Gunung Wilis Diminta Mengungsi  

TEMPO Interaktif, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri mengeluarkan peringatan longsor kepada warga yang bermukim di lereng Gunung Wilis. Masyarakat diminta meninggalkan rumah saat terjadi hujan deras di kawasan itu.

Juru bicara Pemerintah Kabupaten Kediri Eko Setiono mengatakan, peringatan ini dikeluarkan berdasarkan rekomendasi tim penanggulangan bencana yang menemukan ratusan rumah berada di lokasi kemiringan tanah di atas 60 derajat.

Rumah-rumah tersebut dengan mudah menjadi sasaran longsoran tanah dan batu yang meluncur dari Gunung Wilis. “Kita menetapkan waspada tingkat tinggi di kawasan itu,” kata Eko kepada Tempo, Kamis (18/3).

Peringatan ini menurut Eko juga didasarkan pada musibah longsor menghantam dua buah rumah di Dusun Belo, Desa Parang, Kecamatan Banyakan, Rabu (17/3). Rumah milik Suwito, 61 tahun, dan Saminem, 58 tahun, tersebut mengalami kerusakan akibat reruntuhan tanah dan tanaman pinus selebar 15 meter. Kedua rumah tersebut diketahui berada di kemiringan tanah 90 derajat dan membahayakan keselamatan.

Menurut data Kesbanglinmas setempat, jumlah warga yang bermukim di kawasan dengan kemiringan tanah di atas 60 derajat mencapai ratusan kepala keluarga. Meski sangat berbahaya, pemerintah daerah tidak memiliki kemampuan merelokasi mereka dari lokasi bencana. “Ada persoalan kultural yang membuat mereka enggan meninggalkan rumah,” kata Eko.

Sebagai solusinya pemerintah telah menyiagakan petugas patroli yang membantu evakuasi warga sebelum terjadinya musibah. Petugas yang direkrut dari warga setempat ini berkewajiban melaporkan perubahan cuaca yang terjadi, terutama saar hujan deras untuk segera memindahkan warga ke tempat yang lebih aman.

Selain itu warga juga diimbau meninggalkan lokasi lereng Gunung Wilis yang memang tidak representatif untuk pemukiman.

Sejak musim penghujan tiba akhir tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Kediri telah mengeluarkan peringatan waspada longsor di 11 titik. Daerah ini meliputi Kecamatan Mojo, Semen, Banyakan, dan Tarokan yang berada di lereng Gunung Wilis serta Kecamatan Grogol, Ngancar, Kandangan, Puncu, Plosoklaten, Wates, dan Ngancar yang berada di lereng Gunung Kelud.

HARI TRI WASONO