foto

40-an jurnalis media cetak, elektronik, online, dan kantor berita di Palembang, Sumatra Selatan, berunjuk rasa menolak kriminalisasi pers dan pemenjaraan wartawan karena pemberitaan yang dibuat. ANTARA/ Budisantoso Budiman



Wartawan Unjuk Rasa di Kantor PWI Kabupaten Bogor  

TEMPO Interaktif, Bogor: Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawam Kabupaten Bogor menggelar unjuk rasa  di halaman  Sekretaria Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kab Bogor, siang ini. Pengunjuk rasa sempat terlibat adu mulut dengan  Ketua PWI  setempat. Beruntung polisi segera datang dan segera meredakan ketegangan tadi.

Unjuk rasa ini  dipicu oleh pernyataan Ketua PWI Perwakilan Kabupten Bogor Danang Donoroso di sebuah media lokal. Di sana  Danang mengatakan bahwa  wartawan yang diakui pemerintah dan masyarakat hanya yang memiliki kartu biru alias anggota PWI. Dia menambahkan, pemilik kartu biru itu bukan wartawan abal-abal.

Akibat pernyataan tersebut, puluhan wartawan dari berbagai media menuntut  Danang untuk meminta maaf.

Menurut Danang, pernyataannya itu terkait dengan masa orde baru. Saat itu hanya wartawan pemilik kartu biru saja yang diakui pemerintah. “Saat ini reformasi, jadi semua orang bisa menjadi seorang wartawan,” katanya. Dia meminta maaf jika pernyataannya itu telah menyinggung rekan-rekan wartawan yang bukan anggota PWI. 

DIKI SUDRAJAT