TEMPO/Dwianto Wibowo
Topik
Infografis
Indeks Masih Berpeluang Naik, Namun Juga Rawan Aksi Ambil Untung
TEMPO Interaktif, Jakarta - Bursa Wall Street yang kembali melanjutkan penguatan, serta harga minyak yang tetap berada diatas US$ 82 per barel masih akan menjadi penopang indeks hari ini.
Indeks harga saham gabungan(IHSG) Bursa Efek Indonesia yang sudah naik tajam kemarin membuat bursa hari ini juga rawan aksi ambil untung.
Analis dari PT Panin Sekuritas Tbk., Purwoko Sartono menjelaskan masih mengalirnya dana asing ke pasar modal akan menjadi pendorong pergerakan indeks dalam jangka pendek. Pergerakan indeks hari ini diprediksikan akan berayun dalam rentang antara 2.732 hingga 2.780.
Pada perdagangan kemarin indeks melonjak tajam dipicu oleh ekspektasi dari pertumbuhan ekonomi tahun ini yang meningkat diatas perkiraan. “Serta berlanjutnya aksi beli invetor asing yang dimulai dari pekan lalu juga turut mendongkrak indeks,” ujarnya.
Masih menurut Purwoko, kondusifnya makro ekonomi domestik, serta optimisme bank sentral AS(The Fed) yang menyatakan adanya peningkatan momentum pemulihan ekonomi membuat saham – saham unggulan kembali menjadi incaran para pemodal.
Divisi riset dari PT Trimegah Securities Tbk., juga mengungkapkan kebijakan The Fed mempertahankan suku bunganya di level 0,25 persen, serta kenaikan harga komoditas menjadi pemicu berlanjutnya kenaikan indeks kemarin.
Namun, investor harus tetap waspada dan mencermati indikator teknikal fast moving oscillator yang sudah berada di area jenuh beli, serta antisipasi aksi ambil untung yang dilakukan oleh investor setelah indeks naik tajam. “Dan indeks hari ini diperkirakan akan bergerak dalam kisaran antara 2.734 hingga 2.773,” dalam analisa hariannya.
Pada perdagangan Rabu kemarin indeks harga melonjak 86,654 poin (3,25 persen) ke level 2.756,262 dibandingkan dengan posisi Senin kemarin di 2.669,608.
Indeks Dow Jones industri semalam ditutup kembali naik 47,69 poin (0,45 persen) ke level 10.733,67. Indeks shama teknologi Nasdaq juga menguat 11,08 poin (0,47 persen) ke level 2.389,09. Serta indeks S&P 500 juga terapresiasi 6,75 poin (0,58 persen) menjaid 1.166,21.
Bursa regional pagi ini bergerak beragam. Bursa Australia naik 0,19 persen, bursa Selandia Baru naik 0,74 persen. Sedangkan bursa Tokyo turun 0,2 persen, dan bursa Seoul tergelincir 0,1 persen.
VIVA B. K