Dirjen Migas: Keputusan Blok Mahakam Tunggu 2017
TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur Minyak Bumi dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Evita Legowo mengatakan keputusan soal Blok Mahakam masih bisa menunggu sampai 2017. "Masalah perpanjangan (kontrak) pada 2017 masih lama," ujar Evita di kantor Kementerian Energi di Jakarta, Kamis (18/3).
"Masih ada waktu untuk memikirkan opsi-opsinya seperti apa," kata Evita. Mengenai dua opsi yang diajukan Pertamina ke pemerintah Evita malah melemparkan persoalan itu ke Pertamina. "Tanya ke Ibu Karen (Karen Agustiawan, Direktur Utama Pertamina), ya."
PT Pertamina Persero kian serius mengejar Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan menyatakan, telah mengajukan dua opsi pada pemerintah yang kelak bakal akan digunakan sebagai bahan negosiasi dengan Total E&P sebagai pengelola.
"Mudah-mudahan April ini bisa diputuskan," kata Karen ketika ditemui di tengah acara Peresmian Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga di kantor Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Kamis (18/3). Namun, Karen enggan merinci kedua opsi tersebut.
Sementara itu pihak Total sampai saat ini masih belum bisa dihubungi untuk mengomentari hal ini. Total E&P Indonesie adalah pihak yang menguasai Blok Mahakam selama lebih dari 40 tahun.
Blok Mahakam telah dikuasai Total E&P sejak 31 Maret 1967, dan kontraknya akan berakhir pada 2017. Beberapa waktu lalu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Darwin Zahedy Saleh telah menyatakan keinginan pemerintah agar Pertamina masuk ke Mahakam sebelum kontrak dengan Total selesai.
RATNANING ASIH