TEMPO/Tomy Satria
Topik
Nurdin Sedih FIFA Coret Indonesia
TEMPO Interaktif, Zurich - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akhirnya mencoret Indonesia dari pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2018/2022. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dalam pernyataan resminya di markas besar FIFA di Zurich, Swiss, Jumat (19/3).
"Kami sudah memberi tahu Indonesia bahwa karena mereka gagal mengirim sejumlah dokumen jaminan sampai batas waktu yang ditentukan, maka Indonesia tidak menjadi lagi menjadi salah satu kandidat untuk 2018/2022," kata Jerome Valcke. "Mereka keluar dari proses ini," Valke melanjutkan.
Terkait keputusan FIFA yang mencoret Indonesia sebagai peserta pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2022 karena tidak mendapat dukungan pemerintah RI, Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa jam setelah menerima surat pemberitahuan FIFA tentang berakhirnya proses pencalonan tuan ruma Piala Dunia 2022 oleh Indonesia. “Saya atas nama PSSI dan Komite Bidding Indonesia mohon maaf kepada masyarakat Indonesia atas tidak berlanjutnya pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022,” kata Nurdin Halid
Meski mengaku sedih, Nurdin menyatakan dirinya berjiwa besar menerima keputusan pencoretan oleh FIFA ini. “Sebagai sebuah ide besar dari bangsa yang besar tentu sangat sedih mendengar keputusan FIFA ini. Namun, sebagai bangsa besar pula kita tetap berjiwa besar menerima keputusan tersebut dan tidak akan meyulutkan langkah untuk membangun kejayaan sepakbola Indonesia” lanjut Nurdin.
Indonesia merupakan negara kedua yang dicoret FIFA dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia. Tahun lalu, Meksiko juga dicoret. Khusus bagi PSSI, pencoretan ini merupakan pukulan berat karena mereka sudah berencana meminta dukungan pencalonan ini dari pemerintah, masyarakat, dan wartawan, dalam Konggres Sepak Bola Nasional di Malang akhir bulan ini. REUTERS | ARIS M
[Edit
Web via