foto

TEMPO/Tony Hartawan



Presiden Belum Tahu Dirinya Jadi Target Serangan  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum menerima informasi yang menyebutkan dirinya menjadi target ancaman teroris. "Kami belum mendengar itu," katanya ketika dihubungi Tempo, Ahad (21/03).

Presiden Yudhoyono disebut-sebut menjadi target serangan teroris. Penyerangan terhadap Presiden diwasiatkan Imam Samudra beberapa saat sebelum ia dieksekusi mati.

Julian mengatakan hingga kini belum ada pengawal tambahan untuk menjaga keamanan Presiden Yudhoyono. Namun ia memastikan pengamanan yang ada saat ini sudah sesuai standar. "Sejauh ini tidak ada (penambahan pengawal) tapi kesiagaan terus ditingkatkan," katanya.

Meski begitu, Julian melanjutkan, kewaspadaan terhadap segala kemungkinan terus ditingkatkan mengingat eskalasi gerakan teroris yang belakangan ini menguat. "Yang pasti kesiagaan terus ditingkatkan karena eskalasi teror yang terus meningkat," katanya.

Dwi Riyanto Agustiar