Presiden Ucapkan Belasungkawa Meninggalnya Ibu Nas

Presiden Ucapkan Belasungkawa Meninggalnya Ibu Nas

Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono beserta Istri Ani Yudhoyono berdoa di depan jenazah Johana Sunarti Nasution di rumah duka Museum Jenderal Besar AH Nasution di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Minggu (21/3). Istri dari pahlawan Revolusi Jenderal Besar Nasution ini meninggal pada usia 87 tahun di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat. [Tempo/Eko Siswono Toyudho]

TEMPO Interaktif, Jakarta -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi rumah duka istri pahlawan nasional AH Nasution, Yohana Sunarti Nasution binti Gondokusumo. "Kita telah berduka berpulang ke rahmatullah, baik dengan amal bakti almarhumah seumur hidup," kata Presiden di rumah duka Jalan Teuku Umar, Minggu (21/3). "Saya atas nama negara dan pemerintah mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya ibu Nasution."

Presiden mengapresiasi peran almarhum Yohana semasa hidupnya. Menurut presiden, selain Yohana telah menjadi istri yang baik dalam perjuangan suaminya, AH Nasution namun juga memiliki peran dalam bidang sosial. "Beliau adalah tokoh yang sangat mencintai kehidupan masyarakat, terutama mereka yang dapatkan kesulitan dalam kehidupan," katanya. "Ibu Nasution mengasuh yayasan untuk membantu penyandang cacat dan berbagai aktivitas membantu kaum lemah yang butuh bantuan."

Presiden didampingi Ibu Negara, Any Yudhoyono tiba di rumah duka pukul 10.50 WIB. SBY hanya sekitar 15 menit menyampaikan belasungkawa. Juga, terlihat, Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi. Sebelumnya, Wakil Presiden Boediono yang didampingi istri, Herawati Boediono yang berselisih satu jam dari kedatangan presiden.

Yohana Sunarti Nasution rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Yohana dilepas kepergiannya dengan tata cara kemiliteran yang jasadnya diserahkan ke pemerintah. Yohana meninggal karena kelenjar Tiroid di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto Minggu (21/3) pukul 00.00 WIB. Almarhum meninggalkan dua anak, yaitu Hendrianti Sahara dan Ade Irma Suryani, 4 cucu dan 5 cicit.

Wakil Presiden Boediono juga mengapresiasi peran Yohana dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. "Ibu Nasution selain istri setia, juga seorang tokoh bebagai bidang, Kita ingin generasi muda ambil contoh," katanya.

Mantan Presiden Ketiga, BJ Habibie mengatakan, peran Ibu Yohana sangat besar bagi bangsa terutama sebagai istri seorang pejuang, Jenderal Besar AH Nasution. "Saya kenal ibu sejak masih kecil demikan Pak Nasution, demi meninggalkan yang ditinggalkan juga baik dan pejuang seharusnya bisa diwarisi generasi penerus demi kepentingan rakyat," katanya. Ketika ditanya pemberian pahlawan, Habibie pun mendukung. "Saya setuju karena beliau juga pahlawan," ujarnya.

Nampak hadir, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas, Anggota DPD AM Fatwa, Deputi senior Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Panglima TNI Djoko Santoso dan Ketua Umum Partai Demokrasi Pembaruan Roy BB Janis.

EKO ARI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X