Aparat polisi memeriksa korban tewas yang diduga teroris dalam kontak senjata di lintasan jalan negara, Leupung, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (12/3). ANTARA/Ampelsa
Topik
Infografis
'Semua Bisa Terlibat Teroris, Tak Mesti Mantan Anggota GAM'
TEMPO Interaktif, Aceh Utara - Organisasi yang selama ini terlibat dalam penyelesaian sengketa konflik pascaperdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka dan pemerintah Indonesia, Forum Komunikasi dan Koordinasi (FKK) Damai Aceh, orang-orang yang terlibat dalam kelompok teroris di Aceh saat ini tidak mesti mantan anggota GAM.
Kemungkinan terlibatnya mantan atau individu dari lembaga manapun bisa saja terjadi, baik GAM, TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil, buruh bangunan, Satpol-PP, tukang becak, dan petani . Dengan demikian, kejahatan teror tersebut tidak terkait dengan barisan sakit hati ataupun tersisih di kalangan GAM.
”Mantan apapun bisa terlibat. Tidak mesti GAM. Terorisme takkan berkembang di Provinsi Aceh. Kejahatan teror tersebut sama sekali tak ada kaitannya dengan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka,“ kata Masykur, Anggota FKK Damai Aceh, Senin (22/3).
Dia menambahkan masyarakat tidak perlu mentoleransi keberadaan pelaku kejahatan tersebut dikarenakan tidak bermanfaat dan khawatir nantinya bakal menimbulkan masalah. Apalagi, suasana damai terus terpelihara lewat gebrakan pemerintah daerah yang tinggal landas melaksanakan berbagai program pembangunan, guna tercapainya kesejahteraan.
IMRAN MA