FOTO ANTARA/Yusran Uccang
Topik
Ratusan Peserta Dari Jawa Tengah Siap Berikan Suara
TEMPO Interaktif, Semarang -Sebanyak 255 pengurus Nahdlatul Ulama dari Jawa Tengah siap terbang ke Makassar untuk menghadiri muktamar Nahdlatul Ulama. Delegasi terdiri dari pengurus Nahdlatul Ulama Wilayah Jawa Tengah, 36 Cabang di Jawa Tengah serta pengurus badan otonom di NU.
"Pemberangkatan menggunakan pesawat terbang melalui tiga bandara," kata Koordinator rombongan peserta Muktamar dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah Agus Sofwan Hadi, Senin (22/3). Bandara tersebut adalah Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Adi Socipto Yogyakarta.
Agus memperkirakan, warga NU yang berangkat ke muktamar bisa saja lebih dari 255 peserta. Hal itu disebabkan karena masih ada para penggembira peninjau hingga pendoa dari Jawa Tengah yang ingin hadir di Muktaamr itu. "Biasanya mereka berangkat atas inisiatif sendiri," kata Agus.
Pada Muktamar kali ini, Jawa tengah memiliki 37 suara yang terdiri dari satu pengurus wilayah, 36 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) serta satu Cabang istimewa, yakni Cabang Lasem (Kabupaten Rembang). Selama ini, meski Lasem hanya tingkat kecamatan tapi di daerah itu juga didirikan kepengurusan Cabang.
Wakil Ketua PW NU Jawa Tengah Najahan Musyafak menyatakan para pengurus cabang akan diberi kebebasan untuk memilih kandidat, baik untuk posisi ketua tanfidziyah maupun posisi rois am. "Tidak ada intervensi dari pengurus wilayah ke pengurus cabang," kata dosen IAIN Walisongo Semarang ini. Untuk posisi tanfidz sudah muncul beberapa kandidat, yakni Said Aqiel Siradj, Solahuddin Wahid, Ahmad Bagdja, Ulil Abshar Abdalla, Masdar F Mas'udi dan lain-lain. Sedangkan kandidat Rois Am adalah KH. Sahal Mahfudz, Hasyim Muzadi dan lain-lain.
ROFIUDDIN