Kendaraan Belum Disarankan Lewat Lembah Anai

TEMPO Interaktif, Padang - Dua jembatan di kawasan Lembah Anai yang tertimbun longsor tadi malam dan diperkirakan terputus termyata hanya tertimbun material longsoran. Setelah material longsor dibersihkan dengan alat berat, jembatan yang tepat berada di depan air terjun Lebah Anai kondisinya masih bagus, sementara jembatan sebelum air terjun Lembah Anai sebagian rusak namun masih bisa dilewati kendaraan pribadi.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Ade Edward mengatakan, meski sebagian badan jalan dan jembatan yang tersisa sudah bisa dilewati kendaraan kecil, namun kondisi masih berbahaya dan alat-alat berat sedang bekerja membersihkan jalan.

“Dini hari tadi kedua jembatan hilang tertimbun lumpur, ternyata setelah lumpur dibersihkan jembatan itu masih ada dan konstruksinya tidak rusak, hanya pagarnya hilang disapu banjir dan longsor,” kata Ade Edward, Rabu (31/3).

Walau begitu, menurutnya, kendaraan tidak disarankan melewati kawasan Lembah Anai karena banyak bagian badan jalan yang rusak serta masih rawan longsor.

”Jalan baru dibuka untuk kendaraan kecil rute pendek, misalnya warga dari Kayutanam menuju Padangpanjang atau sebaliknya, daripada mereka jauh berbelok ke Solok atau Maninjau, atau Malalak, sedangkan truk dan bus, termasuk truk kecil sama sekali tidak boleh lewat,” kata Ade Edward.

Saat ini kondisi di bawah jembatan masih dipenuhi batu-batu bekas longsoran dan jika hujan kembali terjadi air bisa meluap ke badan jembatan karena tersumbat material longsor.

“Jika hujan turun, akses jalan di Lembah Anai akan kembali ditutup total untuk menghindari bencana. Posko-posko pengamanan sudah dibuka di lokasi, saat ini dua eskavator masih bekerja membersihkan badan jalan dari longsoran dan ada empat eskavator tambahan sedang menuju ke lokasi,” kata Ade Edward.

FEBRIANTI