Topik
Pengamat: Tjahjo Kumolo Jadi Sekjen PDIP Tidak Memberi Kesegaran
TEMPO Interaktif, Denpasar - Pengamat politik Universitas Gadjah Mada Ari Dwipayana mengatakan pengurus Dewan Pimpinan Pusat bentukan Megawati cukup mengejutkan. Dipilihnya Tjahjo Kumolo sebagai sekretaris jenderal menurutnya tidak memberikan "kesegaran" pada partai banteng moncong putih itu.
"Masih menggunakan konservatisme memilih sekretaris jenderal. Dia bukan orang baru, lama di fraksi dan berpengalaman," kata dia kepada Tempo, usai mengikuti penutupan Kongres, Sanur, Kamis (8/4).
Menurut Ari, kepengurusan ini sedikit berbeda dengan keinginan Megawati dalam pidato pembukaan Kongres III PDIP, Selasa lalu, dimana dia menginginkan memberikan warna muda dia bukan orang baru. Citra baru itu, seharusnya terakomodasi melalui sosok sekretaris jenderal.
Selain itu, kata Ari, kepengurusan kali ini menunjukan perimbangan kekuatan, baik yang prokoalisi-oposisi ataupun orang lama dan baru juga representasi dari daerah-daerah. "Tidak mempertimbangkan citra publik, teknokratis, padahal partai ingin melawan atau memunculkan kesegaran kepemimpinan," ujarnya.
Soal beberapa nama yang dijagokan tidak muncul, Ari menilai hal ini akan menjadi pertanyaan publik. "Akan ada pertanyaan kenapa yang bisa mengakomodasi partai tidak keluar," ujarnya.
MUNAWWAROH





