Topik
Padang Segera Miliki Railbus ke Bandara Internasional Minangkabau
TEMPO Interaktif, Padang — Kota Padang akan memiliki Railbus atau kereta api jalur pendek akan yang akan melayani rute dari Stasiun Pulau Air atau dalam Kota Padang menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Ketaping, Padangpariaman.
Panitia Pengembangan Sarana Perkeretaapian, Departemen Perhubungan melalui situs resmi Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo), www.depkominfo.go.id mengumumkan lelang pengadaan satu set railbus masing-masing tiga unit tertanggal 11 April 2010 untuk pengadaan multiyears atau beberapa tahun.
Pengadaan railbus senilai Rp 17,157 miliar di DKI Jakarta itu adalah pekerjaan pengadaan bus berbasis jalan rel dengan sistem penggerak sendiri yang akan dioperasikan di Sumatera Barat. Lelang untuk paket pemasokan meliputi produksi dan fabrikasi satu set atau tiga unit railbus, melaksanakan pengujian desain, dan rancang bangun.
Namun PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat belum mengetahui rencana pengadaan Rail Bus.
Kepala Bagian Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat, Syafrial Remeyo mengatakan belum ada informasi dari Dirjen Perkeretaapian tentang pengadaan Railbus di Padang.
“Tahun lalu kita memang berencana akan membangun kereta rel deasel (KRD) yang melayani rute dari Satsiun Pulau Air di Kota Padang ke Bandara Internasional Minangkabau, mungkin akhirnya diganti jadi Railbus, “ kata Syafrial Remeyo, Selasa (13/4).
Ia mengatakan, bila rencana Railbus akan direalisasi oleh pusat, jalur yang akan dilewati harus segera disiapkan yaitu jalur yang semula untuk Kereta Rel Deasel dari Stasiun Pulau Air dekat Muaro Padang menuju BIM sepanjang lebih-kurang 30 km.
Dijelaskan, jalur rel kereta api di dalam Kota Padang dari Stasiun Simpang Haru ke Duku di jalan menuju bandara kondisinya masih bagus, hanya beberapa bantalan peru diganti.
Namun dari Stasiun Pulau Air menuju Stasiun Simpang Haru sepanjang 2 km yang sudah lama tidak dipakai, sudah banyak berdiri bangunan rumah masyarakat. Sedangkan jalur dari Stasiun Duku ke Bandara Internasional Minagkabau akan ditambah sepanjang 5,6 km.
“Tahun lalu kita sudah membicarakan dengan Bappeda Provinsi Sumatera Barat,mengenai pembersihan jalur dan penyedian tanah untuk jalur baru ke Bandara Internasional Minagkabau akan dibantu pemerintah daerah, tentu ini harus dibicarakan lagi, apalagi kalau Railbus untuk Sumatera Barat sudah ditender,” kata Syafrial Romeyo.
Febrianti





