Topik
Infografis
Boediono: Teknologi Nuklir Harus Kita Kuasai
TEMPO Interaktif, Washington DC - Wakil Presiden Boediono mengatakan bahwa Indonesia harus menguasai teknologi nuklir. "Tentu saja untuk tujuan damai dan untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Boediono, saat konferensi pers di Wisma Indonesia, Tilden Street, Washington DC, Amerika Serikat, Senin (12/4) petang waktu setempat.
Saat konferensi pers berlangsung, Wapres memilih tempat di teras lantai teratas Wisma Indonesia, tempatnya menginap. "Agar lebih rileks dan hawanya segar," kata dia. Sejumlah wartawan pun bergegas menuju tempat yang rimbun pepohonan di kala awal musim semi ini dari lokasi semula di ruang
tamu Wisma.
Upaya untuk memasuki kancah teknologi nuklir itu, kata Wapres, harus disepakati melalui keputusan politik bersama-sama seluruh rakyat. "Namun minat untuk mengembangkan teknologi nuklir ini harus dimulai dari
sekarang," kata Wapres, yang saat itu didampingi Menlu Marty M. Natalegawa.
Tapi ketika disinggung soal kapankah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Muria di Jepara, Jawa Tengah, akan beroperasi, Wapres enggan menanggapi. "Soal kapan dan di mananya, nanti akan kita putuskan bersama. Saya sebaiknya tak usah bicara secara mendetail," katanya.
Wapres, Menlu, dan sejumlah pejabat Indonesia lainnya, datang ke Washington, AS, guna mengikuti KTT Pengamanan Nuklir yang digagas Presiden Barack Obama.
WAHYU MURYADI (Washington DC)