Maria Eva: Menteri Gamawan Naif
Maria Eva. TEMPO/Zulkarnain
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta - Maria Eva, bakal calon Bupati Sidoarjo, menilai usulan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang akan memperketat persyaratan calon kepala daerah, terutama soal larang orang pernah berzina, terlalu berlebihan. "Usulan Pak Menteri itu terlalu naif," katanya saat dihubungi Tempo, Minggu (18/4).
Apalagi, kata dia, definisi zina itu sangat luas. "Zina apa? Zina mata? Zina badan? Semua orang pernah berzina," katanya lagi.
Usai pembukaan musyawarah nasional Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia di Istana Negara, Jumat (16/4) Menteri Dalam Negeri Gamawan Fausi akan mengusulkan pengetatan syarat majunya calon kepala daerah. "Syarat yang ada dalam UU 32 Tahun 2004 itu belum cukup. Perlu dimasukkan syarat pengalaman juga tidak pernah berzina," katanya.
Maria sangat menyesalkan pernyataan menteri yang dianggap bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. "Menteri itu kan baru dilantik kemarin sore, jangan sok membuat pernyataan yang meresahkan masyarakat," kata Maria.
Kata Mari, polemik tentang dirinya ini hanya terjadi di kalangan masyarakat atas saja. "Masyarakat bawah baik-baik saja," ujarnya.
Meski begitu, Maria merasa tidak dijegal atas pasal anti perzinahan ini. "Bangsa ini tidak pernah besar jika melihat masa lalu," katanya.
FEBRIANA FIRDAUS
Komentar (15)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Pakar: E-KTP Rawan Diretas
- Jokowi: Rumah Sakit Jangan Hanya Kejar Untung
- Calon Pasangan Terbaik Indonesian Movie Awards
- Frans Magnis: Dipo Alam Wajib Bela SBY
- Korban dan Pelaku Potong 'Burung' Jadi Tersangka?
- Foto-foto Langka Macan Tutul Jawa di Habitatnya
- Kisah 33 Tahun Tinggal di Bantaran Waduk Pluit













