health.thefuntimesguide.com
Topik
Rendahnya Kesadaran Ibu Hamil Penyebab Kematian Anak Tinggi
TEMPO Interaktif, Kupang - Kurangnya kesadaran ibu untuk melahirkan di sarana kesehatan yang disiapkan pemerintah diduga sebagai faktor penyebab tingginya kematian ibu dan anak di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kematian ibu di Kota Kupang tahun 2009 tercatat sebanyak 13 kasus, sedangkan bayi ada 150 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Dominggus Sarambu di Kupang, Selasa (20/4).
Menurut dia, tingginya kematian ibu dan anak di Kota Kupang dipicu oleh perilaku masyarakat yang kurang sadar untuk melahirkan di tempat pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit atau puskesmas. “Kita kesulitan untuk menyadarkan masyarakat supaya saat melahirkan dilakukan di rumah sakit," katanya.
Kebanyakan yang terjadi selama ini, lanjutnya, mereka melahirkan di rumah dan menggunakan bantuan dukun setelah ada masalah baru mereka lari kerumah sakit dan setelah meninggal mereka persalahkan rumah sakit lagi,” katanya.
Pemerintah Kota Kupang, katanya, telah menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan yang menjangkau hingga kelurahan, yakni 10 puskesmas dan 33 Puskesmas pembantu (Pustu).
Idealnya, satu kecamatan mendapat satu puskesmas untuk melayani 30 ribu penduduk. Sedangkan satu pustu melayani 10 ribu penduduk. "Fasilitas kesehatan dan sarana kesehatan tidak masalah, tapi perilaku masyarakat yang masih rendah untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia,” katanya.
Untuk menekan tingginya kematian ibu dan anak, ia meminta para kader psoyandu dan bidan untuk menggerakan masyarakat agar memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia terutama saat melahirkan. Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar mensukseskan program desa siaga yang dicanangkan pemerintah saat ini.
YOHANES SEO






Web via