TNI Khawatir Buka Informasi Ketahanan


TEMPO Interaktif, Jakarta -Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik akan mulai berlaku sejak 1 Mei nanti. Namun hingga saat ini, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia masih mendiskusikan batasan keterbukaan informasi publik tersebut.

“Batasan keterbukaan, khususnya alat utama sistem persenjataan, masih kami diskusikan,” kata Kepala Pusat Penerangan Umum Mabes TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen, Rabu (21/4). Menurutnya, keterbukaan itu bisa dilakukan selama tidak membahayakan TNI dan sistem pertahanan negara.

Sagom mencontohkan, misalnya TNI membeli lima peluru atau merinci jumlah personil yang diturunkan di perbatasan dan mempublikasikannya ke publik. “Dari perspektif stategi militer itu TNI sudah kalah, karena musuh sudah mengetahuinya pertahanan kami,” ujarnya. Menurutnya, hal serupa juga berlaku untuk spesifikasi senjata, pesawat attau kapal yang dimiliki TNI.

CORNILA DESYANA

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Hidup TNI. Langkah-langkah konkret yang membaik, melakukan latihan dan/ atau kerjasama pertahanan dengan pihak manapun. Kita hidup berdampingan tidak bisa tidak. Kalau pun ada suara-suara sumbang, anggap saja suara dari yang BELUM SADAR & SEMBUH total. Bagaimana tidak Ketahanan Nasional harus didukung alutsista yang memadai. Selanjutnya TNI tidak dikotakan dan senantiasa disudutkan oleh HAM dan sejenisnya dllnya. Logikanya diminta menjaga kedaulatan tentu harus didukung alutsista, kesejahteraan dan DUKUNGAN POLITIK yang cantik nan indah. Jadi kalau TNI tidak boleh ikut Pemilu bisa jadi karena dianggap belum warganegara RI dan sepertinya pada punya negatif thinking. Lagi. Ada gerombolan cepak-cepak, bisa jadi jika terjadi sesuatu semua mata dan hati memandang sipit pada TNI. Seakan-akan oknum TNI pelakunya. (main caturnya masih belum cantik). Jaman keterbukaan disuruh buka-buka-an. Rahasia Negara/ Ketahanan disuruh dibuka karena UU. Sementara perkara korupsi ditutup-tutupi. Inilah ERA yang belum ERAnya karena banyak yang tidak punya ERA.. Hidup TNI
0
0
Saya setuju UUD Rahasia Disyahkan .Sehingga spionase2 Asing yg mengatas namakan keterbukaan & lain2 ngak selalu mengerogoti Bangsa ini,terutama TNI.Di dunia ini ngak ada yang berdaulat tanpa tentara yang kuat.Majulah TNI ku,Mandirilah Bangsaku.Tunjukkan Exsistensimu bahwa kau mampu.
0
0
hal yang prinsip harus tertutup, etika militer harus diterapkan,
0
0
Rahasiakan aja jendral,militer gak bisa di samakan dgn institusi sipil pemerintah lainnya,lihatlah israel mereka tetap merahsiakan senjata nuklir dan berapa jumlah rudal nuklirnya.modernisasi TNI harga mati jendral
0
0
saya kira tetap ada yang harus dirahasiakan demi kepentingan negara.
Wajib Baca!
X